Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

UMKM Mitra Binaan Pertamina Ini Ekspor Perdana 2,5 Ton Kerupuk Kulit Ikan Patin ke Malaysia

image-gnews
Ekspor perdana kerupuk kulit ikan patin dilakukan CV Raja Patin Indonesia, mitra binaannya Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Foto Istimewa
Ekspor perdana kerupuk kulit ikan patin dilakukan CV Raja Patin Indonesia, mitra binaannya Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Foto Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Medan - Pemilik CV Raja Patin Indonesia, Tri Handayani, panjang lebar menceritakan bagaimana perjalanan usahanya hingga akhirnya bisa melakukan ekspor perdana kerupuk kulit ikan patin ke Malaysia.

Pengiriman untuk pertama kalinya itu dilakukan untuk produk sebanyak 3.800 pack atau 2,5 ton. Mitra binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) ini sebelumnya dibantu dalam kegiatan pendampingan, pelatihan, permodalan, hibah alat usaha dan diikutsertakan dalam pameran nasional serta internasional.

Tri yang bergabung menjadi mitra binaan Pertamina sejak 2019 merupakan alumni UMK Academy 2021. Usahanya menjadi mitra binaan yang sukses dan mandiri sejak 2022. Ia menyebutkan kunci sukses dalam bisnis adalah ketekunan, gigih dan tidak mudah menyerah. Sekarang, produknya sudah tersedia di banyak minimarket. 

"Omzet kita sebelum ekspor bisa mencapai Rp 3 miliar per tahun. Alhamdulillah, senang sekali, berkat doa dan  dukungan semuanya, Raja Patin bisa ekspor perdana," kata Tri di kantor Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Medan 1, Kabupaten Deliserdang, Jumat, 5 Juli 2024.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni berharap jumlah produk yang diekspor Raja Patin terus meningkat. Pasalnya, ada peluang yang cukup besar, terutama dengan memanfaatkan teknologi digital. Ia pun mendorong UMKM bisa naik kelas dengan bantuan modal, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan promosi.

"Supaya UMKM lain menyusul untuk naik kelas, go digital dan go internasional. Kerupuk kulit ikan patin kemasannya  menarik dan rasanya enak. Upaya ini akan terus kita perkuat,” kata Fatoni.

Saat ini, ada 1,16 juta UMKM di Sumut yang menyerap 80 persen pekerja dari total tenaga kerja. Sektor perikanan, Sumut memiliki lahan budidaya ikan seluas 138.000 hektare dengan produksi 163.000 ton. Produksi ikan patin di Sumut sebanyak 11.000 ton. Volume ekspor perikanan Sumut mulai Januari sampai Mei 2024 mencapai 62.000 ton dengan nilai ekspor US$ 293 juta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Potensi perikanan Sumut sangat besar, UMKM yang mengolahnya masih sangat kecil,” ujar Fatoni.

Adapun Sekretaris Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kalautan dan Perikanan Hari Maryadi menjamin produk ikan patin yang diekspor sesuai standar mutu ekspor.

Hal ini merupakan poin penting sebelum melakukan ekspor barang. Misalnya produk yang masuk Uni Eropa harus dipastikan mutunya mulai pembenihan, pembesaran, panen dan pengolahan. “Kita pastikan mutu produk dari hulu, bersinergi dengan pemda dan instansi,” kata Hari.

Area Manager Communication, Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara Susanto August Satria menyatakan ekspor perdana itu membuktikan UMKM Sumut punya potensi besar untuk berkembang dan bersaing di pasar global. Pelepasan ekspor perdana diharap menjadi inspirasi UMKM lain untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk-produknya. 

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut selalu mendukung pencapaian Environmental, Social and Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 8 yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang diwujudkan melalui program pendanaan dan pembinaan UMKM. "Kami akan terus mendukung dan mendorong UMKM dalam mencapai kesuksesan di pasar internasional," kata Santria.

Pilihan Editor: Sri Mulyani Pede Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Melampaui 5 Persen, Didorong THR ASN hingga Ekspor

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Korupsi LNG Pertamina, KPK Periksa Eks Kasubdit Niaga Migas

1 hari lalu

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus dugaan korupsi pada lingkungan Pemkot Semarang di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Setelah penggeledahan di lingkungan Pemkot Semarang, KPK telah melakukan pelarangan untuk empat orang berpergian ke luar negeri termasuk Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan suaminya Alwin Basri berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. ANTARA/Erlangga Bregas Prakoso
Korupsi LNG Pertamina, KPK Periksa Eks Kasubdit Niaga Migas

KPK memeriksa eks Kasubdit Niaga Migas PT Pertamina dalam kasus korupsi LNG.


Indonesia Urutan Pertama Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN

2 hari lalu

Para pencari kerja antre menggunakan gawai untuk memasukkan lamaran kerja pada Pameran Bursa Kerja di Thamrin City, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2024. Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar bursa kerja yang diikuti 40 perusahaan nasional dengan 1.200 lowongan pekerjaan itu bertujuan untuk untuk mengurangi angka pengangguran di wilayah DKI Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan
Indonesia Urutan Pertama Tingkat Pengangguran Tertinggi di ASEAN

IMF menempatkan Indonesia urutan pertama tingkat pengangguran tertinggi di ASEAN pada April 2024.


Manggis Saburai dan Damar Mata Kucing, 2 Komoditas Indikasi Geografis Lampung Potensi Ekspor

2 hari lalu

Kemenkumham Lampung menggelar Mobile Intellectual Property Clinic (MIC) dan Drafting Indikasi Geografis Tahun 2024 di Bandar Lampung, Juli 2024  Foto: dokumen Kemenkumham Lampung
Manggis Saburai dan Damar Mata Kucing, 2 Komoditas Indikasi Geografis Lampung Potensi Ekspor

Kakanwil Kemenkumham Sorta Delima Lumban Tobing mengatakan potensi ekspor ke luar negeri menjadi peluang getah damar merambah pasar dunia.


Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

2 hari lalu

Bisnis dan institusi telah terganggu oleh pemadaman TI besar-besaran yang juga berdampak pada bandara-bandara di AS, Inggris, Spanyol, Belanda, Perancis, Jerman dan Malaysia [Tom Westbrook/Reuters]
Pemadaman Internet Global Picu Kekacauan di Amerika Serikat, Eropa, Asia hingga Australia

Keamanan Siber Nasional Australia mengatakan 'tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa pemadaman internet ini adalah insiden keamanan siber'.


Staf Menteri ESDM Tanggapi Usulan DPR untuk Relaksasi Ekspor Bauksit: Amanat UU, Diolah dalam Negeri

2 hari lalu

Ilustrasi ekspor bauksit. Shutterstock
Staf Menteri ESDM Tanggapi Usulan DPR untuk Relaksasi Ekspor Bauksit: Amanat UU, Diolah dalam Negeri

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara, Irwandy Arif, membantah soal rencana relaksasi ekspor bauksit.


Maju Mundur Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Ada Sengkarut?

2 hari lalu

Petugas memasang tulisan Pertalite Off di samping mesin pengisian BBM dan hanya melayani non subsidi di SPBU Siliwangi, Semarang, Kamis, 6 Juni 2024. Infornasi dari Pertamina Patra Niaga Jateng DIY menyatakan sedang ada gangguan nasional, Pertamina sedang berkoordinasi dengan PT Telkom dan Sigma. Tempo/Budi Purwanto
Maju Mundur Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Ada Sengkarut?

Wacana pembatasan pembelian BBM bersubsidi diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.


Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

3 hari lalu

Ilustrasi pembuatan obat di pabrik. Shutterstock
Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan harga obat di Indonesia bisa lima kali lipat lebih mahal dari Malaysia.


Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit

3 hari lalu

Mahathir Mohamad, 16 Oktober 2020. REUTERS/Lim Huey Teng
Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit

Mahathir Mohamad kembali dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami batuk-batuk. Belum disampaikan detail penyakit Mahathir


Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

3 hari lalu

Malaysia Berkomitmen Mencari Keadilan atas Tragedi Jatuhnya MH17

Malaysia menegaskan kembali komitmen untuk mencari keadilan bagi korban tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 satu dekade silam


Siap Ikuti Aturan Pemerintah soal Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga: Sudah Diupayakan Melalui Kode QR

3 hari lalu

Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu, 26 Juni 2022. Uji coba pembelian BBM bersubsidi dilakukan terbatas bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang. ANTARA/Muhammad Adimaja
Siap Ikuti Aturan Pemerintah soal Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga: Sudah Diupayakan Melalui Kode QR

Pertamina Patra Niaga mencatat pendaftaran kode QR untuk BBM subsidi jenis biosolar sudah mencapai 100 persen.