Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Profil Pt Indofarma Tbk, Perusahaan BUMN Diduga Terjerat Pinjol

image-gnews
Logo Indofarma.
Logo Indofarma.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan temuan mengejutkan dalam audit mereka terhadap PT Indofarma Tbk dan anak perusahaannya. PT Indofarma Tbk, perusahaan BUMN di sektor farmasi, ternyata terlibat dalam pinjaman online alias pinjol.

Temuan ini disampaikan oleh BPK kepada DPR, bersama dengan beberapa temuan lain terkait aktivitas Indofarma dan anak perusahaannya, PT IGM, yang menyebabkan kecurangan atau kerugian pada perusahaan farmasi tersebut. 

"Ditemukan bahwa PT Indofarma Tbk dan PT IGM melakukan pengadaan alat kesehatan tanpa studi kelayakan dan penjualan tanpa analisa kemampuan keuangan customer," ungkap Ketua BPK, Isma Yatun.

Masalah tersebut mengakibatkan indikasi kerugian sebesar Rp 294,77 miliar dan potensi kerugian sebesar Rp 164,83 miliar. Rincian kerugian ini meliputi piutang macet sebesar Rp 122,93 miliar, persediaan yang tidak dapat terjual sebesar Rp 23,64 miliar, dan beban pajak dari penjualan fiktif FMCG sebesar Rp 18,26 miliar. Sehubungan dengan itu, berikut adalah profil PT Indofarma Tbk yang diduga terjerat pinjol hingga mengalami kerugian ratusan miliar.

Profil PT Indofarma Tbk

PT Indofarma Tbk adalah salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor farmasi di Indonesia. Didirikan pada tahun 1918 sebagai perusahaan kecil yang memproduksi salep dan obat-obatan sederhana, Indofarma telah berkembang menjadi salah satu produsen obat terbesar di Indonesia. 

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan ini memiliki visi untuk menjadi perusahaan farmasi terkemuka yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui produk-produk berkualitas. Selama lebih dari satu abad, Indofarma telah memperluas portofolio produknya untuk mencakup berbagai jenis obat-obatan, mulai dari obat generik hingga produk kesehatan lainnya seperti suplemen dan alat kesehatan. 

Produk-produk Indofarma dipasarkan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga diekspor ke berbagai negara, memperkuat posisi perusahaan di pasar internasional. Indofarma juga aktif dalam penelitian dan pengembangan (R&D) untuk terus berinovasi dalam bidang farmasi. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mereka bekerja sama dengan berbagai institusi akademis dan penelitian untuk mengembangkan obat-obatan baru dan meningkatkan kualitas produk yang ada. Beberapa produk unggulan mereka termasuk obat-obatan untuk penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, serta produk-produk herbal dan suplemen kesehatan.

PT Indofarma Tbk terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham INAF. Struktur perusahaan ini mencakup berbagai anak perusahaan dan afiliasi yang mendukung operasi utama di bidang farmasi dan kesehatan. Salah satu anak perusahaan utama adalah PT Indofarma Global Medika (IGM), yang berfokus pada distribusi alat kesehatan dan produk farmasi.

Manajemen Indofarma terdiri dari dewan direksi yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan strategis dan operasional perusahaan. Mereka dipimpin oleh direktur utama yang mengarahkan visi dan misi perusahaan, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri farmasi yang ketat.

Meskipun memiliki sejarah panjang dan reputasi yang kuat, PT Indofarma Tbk juga menghadapi sejumlah tantangan dan kontroversi. Baru-baru ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan temuan mengejutkan dalam audit terhadap PT Indofarma dan anak perusahaannya, PT IGM. Temuan tersebut melibatkan dugaan keterlibatan dalam pinjaman online (pinjol) dan beberapa praktik bisnis yang tidak memenuhi standar kelayakan.

Menurut laporan BPK, Indofarma dan PT IGM terlibat dalam pengadaan alat kesehatan tanpa studi kelayakan dan penjualan tanpa analisis kemampuan keuangan pelanggan. Hal ini mengakibatkan indikasi kerugian sebesar Rp 294,77 miliar dan potensi kerugian sebesar Rp 164,83 miliar. Rincian kerugian termasuk piutang macet sebesar Rp 122,93 miliar, persediaan yang tidak dapat terjual sebesar Rp 23,64 miliar, dan beban pajak dari penjualan fiktif FMCG sebesar Rp 18,26 miliar.

 ANTARA | OJK
Pilihan editor: Audit BPK Temukan Indofarma Terjerat Pinjol, Berapa Potensi Kerugian yang Timbul

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini Ekbis Mentan Ajukan untuk Program Cetak Sawah 1 Juta Hektar Prabowo, Update Antrean Bandara karena Gangguan Server

1 hari lalu

Menjelang Pemilu 2024, Presiden Jokowi mempertemukan dua kandidat capres, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, di pematang sawah di Kebumen, Jateng, Kamis, 9 Maret lalu. Duet baru yang direstui Jokowi?
Terkini Ekbis Mentan Ajukan untuk Program Cetak Sawah 1 Juta Hektar Prabowo, Update Antrean Bandara karena Gangguan Server

Mentan Minta Tambahan Anggaran Hingga Rp 51 Triliun untuk mendukung program cetak sawah 1 juta hektar, program presiden terpilih Prabowo


Kronologi Indofarma Terlilit Utang Pinjol, Pinjam Sampai Rp 69,7 Miliar

1 hari lalu

Logo Indofarma.
Kronologi Indofarma Terlilit Utang Pinjol, Pinjam Sampai Rp 69,7 Miliar

Bagaimana Indofarma bisa sampai terlilit utang pinjol hingga diduga merugikan negara Rp 146,57 miliar?


Menkopolhukam Sebut Satgas Lakukan 3 Langkah Berantas Judi Online, Apa Saja?

2 hari lalu

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto (kanan) berbincang dengan Menkominfo Budi Ari Setiadi saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tentang pemberantasan judi online di Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2024. ANTARA/Hafidz Mubarak A
Menkopolhukam Sebut Satgas Lakukan 3 Langkah Berantas Judi Online, Apa Saja?

Hadi Tjahjanto mengatakan rata-rata transaksi judi online kalangan menengah atas capai Rp 40 miliar.


Wamen BUMN Akan Tindak Tegas Pengurus Indofarma yang Terlibat Pinjol

2 hari lalu

Logo Indofarma.
Wamen BUMN Akan Tindak Tegas Pengurus Indofarma yang Terlibat Pinjol

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan akan menindak tegas orang-orang di PT Indofarma (Persero) Tbk. Yang terlibat terjerat pinjol.


Fakta-fakta Kominfo Sikat Judi Online, Selanjutnya Pinjol

2 hari lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Fakta-fakta Kominfo Sikat Judi Online, Selanjutnya Pinjol

Budi mengungkapkan judi online dan pinjaman onlie atau pinjol tersebut saling berkaitan ibarat saudara kandung kakak dan adik yang tidak ada putusnya.


Ini 13 'Dosa' Indofarma Menurut BPK: dari Pinjol sampai Gadaikan Deposito

2 hari lalu

Logo Indofarma.
Ini 13 'Dosa' Indofarma Menurut BPK: dari Pinjol sampai Gadaikan Deposito

Indofarma terjerat kasus dugaan fraud senilai Rp423 miliar mulai dari pinjol, bunga deposito untuk pribadi sampai bisnis alat Covid tanpa perencanaan.


Menkominfo Ajak Generasi Muda Perangi Judi Online

5 hari lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, saat ditemui di agenda Google AI menuju Indonesia Emas 2045 di Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. TEMPO/Alif Ilham Fajriadi
Menkominfo Ajak Generasi Muda Perangi Judi Online

Menkominfo Budi Arie Setiadi mengajak generasi muda termasuk dari kalangan mahasiswa untuk dapat mengambil andil secara aktif memerangi judi online.


Menkominfo: Judi Online dan Pinjol Adik-Kakak, Dua-duanya Disikat

7 hari lalu

Menteri Komunikasi dan Informatika sekaligus Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 30 April 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Menkominfo: Judi Online dan Pinjol Adik-Kakak, Dua-duanya Disikat

Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan pemberantasan judi online dan pinjol ilegal harus melibatkan semua kementerian di tanah air.


PNM Mekaar Imbau Nasabah untuk Pintar Menjaga Data Pribadi

11 hari lalu

PNM Mekaar Imbau Nasabah untuk Pintar Menjaga Data Pribadi

Kepala Sekretariat Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary berpesan agar masyarakat lebih berhati-hati melindungi data pribadinya.


Bekukan 915 Entitas Keuangan Ilegal, OJK: Masyarakat Berpendidikan Banyak Jadi Korban

11 hari lalu

Ilustrasi: Rio Ari Seno
Bekukan 915 Entitas Keuangan Ilegal, OJK: Masyarakat Berpendidikan Banyak Jadi Korban

OJK menghentikan 915 entitas keuangan ilegal pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Mei 2024 dengan korban termasuk warga berpendidikan tinggi