Minim Menu Ikan Saat Open House, Ini Kata Susi Pudjiastuti

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sesuai melaksanakan Salat Ied di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2019. Tempo/Irsyan Hasyim

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sesuai melaksanakan Salat Ied di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2019. Tempo/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyelenggarakan gelar griya atau open house di rumah dinasnya pada hari kedua Lebaran, Kamis, 6 Juni 2019. Dalam momen tersebut, Susi menghidangkan menu makan malam untuk tetamu.

    Baca: Bila Tak Lagi Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Ingin Jadi Wartawan

    Menurut pantauan Tempo, ada lebih dari lima menu di atas meja sajian. Di antaranya bakso, paru-paru goreng, rendang, ketupat sayur, dan gulai ayam. Ada juga es kopyor dan lidah cabai hijau. Namun, tak seperti biasa, hidangan di meja minim menu ikan. Hanya tampak ikan cakalang woku.

    Lantaran penasaran, para tamu yang sebagian besar merupakan wartawan media nasional itu langsung memberondong Susi dengan pertanyaan seputar menu. "Kok minim menu ikan, Bu?" ujar salah satu wartawan di rumah dinas Susi, Jalan Widya Chandra V, Jakarta Selatan, pada Kamis petang.

    Susi pun langsung merespons. Ia bercerita kalau menu ikan-ikanan itu telah tersaji sepanjang siang. "Tadi siang memang menunya semua seafood. Tapi saya takut tamu bosan, sayanya juga terlalu banyak, kalau ikan terus bosan," ucap bos maskapai Susi Air itu.

    Susi menghelat gelar griya sejak siang hingga malam. Siang tadi, tetamu Susi adalah duta-duta besar, pejabat negara, dan pejabat di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sedangkan pada malam hari, tamu Susi berasal dari kalangan awak media dan para pemimpin redaksi.

    Karena itu ia menghidangkan menu selain ikan. Meski begitu, ia memastikan tetap ada menu hasil laut di meja tamunya.

    Selama ini, Susi dikenal sebagai menteri yang selalu mendorong masyarakat untuk rajin mengkonsumsi ikan. Dalam setiap pidatonya, ia membeberkan pentingnya menyantap hasil laut. Ia pun kerap bercanda akan menenggelamkan warga yang tak suka makan ikan.

    Pada Lebaran tahun ini, Susi merayakan di Jakarta. "Kalau biasanya kan saya tidak pernah lebaran di Jakarta, baru kali ini lebaran di Jakarta," ucapnya. Kali ini berbeda, sebab, kata dia, sebagai pejabat negara mesti sesekali menggelar open house.

    Baca: Idul Fitri 2019, Menteri Susi: Mohon Maaf Kalau Ada Salah Sebagai Pejabat

    Biasanya, Susi berlebaran di kampung halamannya di Pangandaran, Jawa Barat, bersama keluarga. Di kampung halamannya, dia biasa merayakan Lebaran dengan tetangga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.