Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Chatbot Menghemat Biaya Customer Service Perusahaan Hingga 30 Persen

Reporter

Editor

Martha Warta

image-gnews
Ilustrasi Chatbot
Ilustrasi Chatbot
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Dua perusahaan teknologi, Qiscus Pte Ltd dan Kata.ai terus berupaya mendorong revolusi cara pelaku bisnis di Indonesia dalam berinteraksi dengan konsumen. Salah satunya yaitu dengan menyediakan layanan chatbot pada aplikasi bisnis masing-masing.

"Data kami menunjukkan penggunaan chatbot secara optimal dalam bisnis, dapat membantu perusahaan menghemat biaya customer service hingga 30 persen," kata CEO Qiscus, Delta Purna Widyaangga saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 20 Januari 2018.

Baca:Gandeng Kata.ai, Qiscus Dorong Revolusi Interaksi Pelaku Bisnis dan Konsumen 

Chatbot adalah sebuah program komputer yang memberikan layanan chatting (percakapan), baik melalui audio ataupun teks. Chatbot, kata Delta, berbeda dengan apliaksi chat lainnya seperti WhatsApp, karena terhubung langsung dengan platform masing-masing perusahaan. "Dengan integrasi ini, pelanggan dapat menerima tanggapan langsung secara real time selama 24 jam," ujarnya.

Qiscus sendiri merupakan perusahaan di bidang Real-Time Communication (RTC) Technology yang menyediakan layanan Chat Software Development Kit (SDK). Sementara, Kata.ai adalah perusahaan conversational Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang nenyediakan platform pengembangan Chatbot.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tak hanya menghemat biaya customer service, riset dari Forrester Consulting, kata Delta, juga menyatakan bahwa perusahaan yang menyediakan chat dalam proses bisnis berpotensi meraih imbal balik atas investasi sebesar 305 persen. "Ini karena chat lebih dapat meningkatkan customer engagement dan efektivitas layanan perusahaan," tuturnya.

CTO Kata.ai, Ahmad Rizqi Meydiarso menuturkan hal yang sama. Menurut dia, kemampuan chatbot yang disertai dengan AI, dapat memahami konsumen dalam Bahasa Indonesia secara tepat dan akurat. "Layanan pelanggan, akan lebih efisien karena jumlah pertanyaan yang harus dijawab langsung oleh staf customer service akan jauh berkurang," kata Rizqi.

Persoalan saat ini, kata Rizqi, pemilik bisnis di Indonesia kebingungan memilih fitur chat dan AI yang sesuai dengan biaya yang ada. Atas dasar itulah kemudian Qiscus dan Kata.ai bermitra untuk menyediakan fitur tersebut. Meski tidak merinci anggaran yang harus dikeluarkan perusahaan, Rizqi menyebut layanan yang akan ditawarkan bisa sesuai dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing perusahaan.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Chatbot Bard AI Google Kini Dapat Menjawab Pertanyaan tentang Video YouTube

14 hari lalu

Google Bard.
Chatbot Bard AI Google Kini Dapat Menjawab Pertanyaan tentang Video YouTube

Chatbot Bard AI Google kini dapat memberi Anda jawaban spesifik tentang pertanyaan terkait konten video.


Semua Orang Kini Dapat Berbicara dengan ChatGPT Secara Gratis

15 hari lalu

Chatgpt. Shutterstock
Semua Orang Kini Dapat Berbicara dengan ChatGPT Secara Gratis

Kemampuan AI untuk melakukan percakapan berbasis suara kini tersedia untuk semua pengguna di aplikasi ChatGPT.


Microsoft Ganti Nama Bing Chat Menjadi Copilot Saat Bersaing dengan ChatGPT

21 hari lalu

Logo Copilot. (Microsoft)
Microsoft Ganti Nama Bing Chat Menjadi Copilot Saat Bersaing dengan ChatGPT

Microsoft kini memiliki sekitar selusin produk yang menggunakan merek Copilot.


Grok Chatbot AI Elon Musk, Apa Saja Kemampuannya?

25 hari lalu

Chat bot AI Grok. Istimewa
Grok Chatbot AI Elon Musk, Apa Saja Kemampuannya?

Perusahaan kecerdasan buatan xAI milik Elon Musk meluncurkan chatbot Grok untuk menyaingi ChatGPT


Google dalam Pembicaraan untuk Berinvestasi pada Startup AI Character.AI

25 hari lalu

Logo Google. REUTERS
Google dalam Pembicaraan untuk Berinvestasi pada Startup AI Character.AI

Investasi tersebut akan memperdalam kemitraan yang sudah terjalin antara Character.AI dan Google.


OpenAI Sebut Serangan DDoS Penyebab Gangguan ChatGPT

27 hari lalu

Chatgpt. Shutterstock
OpenAI Sebut Serangan DDoS Penyebab Gangguan ChatGPT

ChatGPT, chatbot bertenaga AI OpenAI, telah mengalami pemadaman sporadis selama 24 jam terakhir.


Perbedaan Grok dan ChatGPT, Apa Saja?

28 hari lalu

Chatbot AI Grok. Istimewa
Perbedaan Grok dan ChatGPT, Apa Saja?

Perusahaan kecerdasan buatan xAI milik Elon Musk meluncurkan chatbot pertamanya bernama Grok


Elon Musk: Pelanggan X Akan Mendapatkan Akses Awal ke Chatbot xAI, Grok

32 hari lalu

Elon Musk berencana menghapus judul dari artikel berita yang dibagikan di X (X/Kylie Robison)
Elon Musk: Pelanggan X Akan Mendapatkan Akses Awal ke Chatbot xAI, Grok

Elon Musk mengatakan Grok memanfaatkan akses real-time ke informasi tentang X.


Microsoft Mulai Meluncurkan Pembaruan Windows 11 dengan AI Copilot

34 hari lalu

Microsoft telah mengumumkan tanggal kehadiran Microsoft Copilot. (Microsoft)
Microsoft Mulai Meluncurkan Pembaruan Windows 11 dengan AI Copilot

Microsoft telah mulai meluncurkan pembaruan alat AI andalannya itu untuk Windows 11 23H2 yang terintegrasi ke dalam perangkat lunak.


Meta Hadirkan Selebritas Jadi Chatbot AI, Ada Kendall Jenner Hingga Paris Hilton

50 hari lalu

Meta mengeluarkan AI yang mirip Kendall Jenner bernama Billie. Foto: Instagram.
Meta Hadirkan Selebritas Jadi Chatbot AI, Ada Kendall Jenner Hingga Paris Hilton

AI Kendall Jenner bernama Billie jadi sosok chatbot AI pertama Meta dari 28 persona yang mirip selebritas.