Erick Thohir Minta INKA Akusisi Perusahaan Luar Negeri

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan berjalan di dekat salah satu dari tiga rangkaian Kereta Medik Darurat atau Emergency Medical Train (EMT) di kawasan PT INKA (Persero) Madiun, Jawa Timur, Sabtu, 6 Februari 2021. Kereta ini digunakan sebagai rumah sakit lapangan untuk ruang isolasi pasien positif COVID-19. ANTARA/Siswowidodo

    Petugas keamanan berjalan di dekat salah satu dari tiga rangkaian Kereta Medik Darurat atau Emergency Medical Train (EMT) di kawasan PT INKA (Persero) Madiun, Jawa Timur, Sabtu, 6 Februari 2021. Kereta ini digunakan sebagai rumah sakit lapangan untuk ruang isolasi pasien positif COVID-19. ANTARA/Siswowidodo

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir meminta PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA memperluas investasinya ke skala global. Ia ingin perusahaan manufaktur kereta api itu melakukan akuisisi untuk perusahaan-perusahaan luar negeri.

    “Industri transportasi merupakan industri strategis jadi pasar dan peluang bisnisnya sangat besar,” ujar Erick Thohir saat mengunjungi pabrik INKA di Madiun, Jawa Timur, Jumat, 9 Maret 2021.

    Dalam dua tahun terakhir, INKA mampu mengekspor lokomotif, kereta penumpang, kereta rel listrik, kereta penggerak, gerbong barang, light rail transit, hingga trem bertenaga baterai ke beberapa negara. Negara-negara yang menjadi pasar INKA mencakup kawasan Asia, Afrika, dan Australia.

    Selain mengekspor produk kereta reguler, INKA memproduksi kereta rumah sakit yang dapat digunakan di masa pandemi Covid-19 atau di daerah bencana yang sulit ditembus oleh moda transportasi lain. Erick Thohir mengatakan perusahaan pelat merah harus meningkatkan daya saingnya di pasar internasional.

    "Dengan produk yang sudah digunakan di Asia, Afrika, dan Australia, menandakan produk nasional kita diakui dan mampu terserap pasar global,” kata Erick.

    INKA bersama LEN Industri (Persero) dan Wijaya Karya (Persero) Tbk telah membangun Indonesia Railway Development Incorporated for Afrika di Kinshaha. INKA juga membentuk konsorsium Kongo dan Indonesia Railway Development Consortium bersama KAI (Persero), LEN, dan Waskita Karya (Persero).

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA

    Baca juga: Ekspor Ke Filipina, PT INKA Kirim 3 Lokomotif dan 15 Gerbong


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.