Libur Natal, Pengunjung Umbul Ponggok 4 Ribu Wisatawan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wisata Umbul Ponggok. Instagram.com/@Umbul_ponggok

    Ilustrasi wisata Umbul Ponggok. Instagram.com/@Umbul_ponggok

    TEMPO.CO, Jakarta - Sepanjang libur panjang Natal 2017, jumlah pengunjung Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, bisa mencapai 4.000 orang. 

    “Pada Senin sampai Jumat pekan lalu, jumlah pengunjung meningkat sekitar 40 persen. Adapun pada Sabtu sampai Senin (25 Desember 2017), jumlah pengunjung mencapai sekitar 4.000 orang atau meningkat 90 persen,” kata Direktur Utama Badan Usaha Milik Desa Tirta Mandiri Joko Mulyono di Umbul Ponggok, Selasa, 26 Desember 2017.

    Baca juga: Asyiknya Berfoto Ria di Dasar Kolam Umbul Ponggok

    Peningkatan jumlah pengunjung ini menjadi penolong bagi Umbul Ponggok untuk mengejar target pemasukan. Setelah mengalami penurunan pengunjung yang cukup drastis akibat cuaca ekstrem sejak November 2017, obyek wisata yang menawarkan sensasi selam dangkal (diving) di kolam air tawar ini kembali menggeliat sejak pekan lalu.

    Dalam kondisi cuaca normal, pada hari biasa, jumlah pengunjung Umbul Ponggok sekitar 400 orang per hari. Sedangkan pada hari libur, jumlah pengunjung sekitar 2.000 orang. Pada musim libur, harga tiket masuk Umbul Ponggok tetap sama, yakni Rp 15 ribu per orang.

    Kendati terkendala cuaca ekstrem pada musim hujan selama hampir dua bulan, yang berdampak pada penurunan jumlah pengunjung di Umbul Ponggok dan Ponggok Ciblon, Joko optimistis target pemasukan Rp 13 miliar bisa terlampaui.

    Selain Umbul Ponggok, obyek wisata lain adalah Ponggok Ciblon (wahana wisata keluarga di seberang Balai Desa Ponggok). Selain itu, mulai tahun depan akan dibuka Ponggok Adventure Warrior.

    Saat ini, Umbul Ponggok menjadi salah satu tempat wisata pilihan bagi pelancong di Yogyakarta dan Solo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.