Analis: Laju Rupiah Menguat Terbatas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang rupiah. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Ilustrasi mata uang rupiah. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada memprediksi laju rupiah hari ini akan kembali menguat walau mungkin terbatas. Dia mengatakan support rupiah berada di angka 13.065 serta resisten 13.005.

    “Penguatan ini kembali dipicu oleh masuknya dana asing ke pasar modal Indonesia, khususnya obligasi. Dengan asumsi aliran dana asing yang kembali masuk ke Indonesia kembali deras setelah ECB kembali memangkas deposit rate-nya ke area negatif yang lebih dalam, yakni minus -0,4 persen,” kata Reza, Selasa, 15 Maret 2016.

    Karena itu, dua bank sentral dunia kini telah menerapkan Negative Interest Rate Policy (NIRP) dari sebelumnya Zero Rate Policy (ZRP). 

    Menurut Reza, meski secara domestik fundamental perekonomian Indonesia sudah mulai pulih, risiko tetap ada bagi rupiah. Secara tren, ujar Reza, laju rupiah sedang mempertahankan laju kenaikan jangka pendeknya. 

    Namun Reza mengingatkan perlu diwaspadai potensi pembalikan arah. Sebab, laju euro yang kembali turun dan diikuti sejumlah mata uang lainnya membuat laju dolar Amerika Serikat mampu berbalik naik. 

    “Apalagi jelang pertemuan FOMC The Fed sehingga laju dolar Amerika mampu bergerak positif. Kami harapkan, jikapun terjadi pelemahan, dapat terbatas,” ucapnya. Reza menambahkan, tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah.

    BAGUS PRASETIYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.