IHSG Diprediksi Rebound Hari Ini, Tetap Waspadai Rupiah

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) yakni PT Map Aktlf Adiperkasa Tbk (MAA) resmi mendaftarkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO), Kamis, 5 Juli 2018. TEMPO/Dias Prasongko

    Anak usaha PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) yakni PT Map Aktlf Adiperkasa Tbk (MAA) resmi mendaftarkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO), Kamis, 5 Juli 2018. TEMPO/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Analis Binaartha Parama Sekuritas, Nafan Aji Gusta memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bakal rebound pada hari ini, Rabu, 18 Juli 2018. "Saat ini, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan sinyal positif adanya potensi penguatan pada pergerakan indeks saham," kata Nafan seperti dalam keteranganya di Jakarta, Rabu, 18 Juli 2018.

    Baca juga: Sesi Pertama, IHSG Ditutup Melemah 0,72 Persen

    Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0.74 persen di level 5861.508. Sejak awal sesi perdagangan IHSG sudah terlihat langsung melemah.

    Menurut Nafan, berdasarkan indikator MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic telah membentuk pola dead cross di area overbought. Di sisi lain, RSI sudah berada di area netral. Semua indikator tersebut secara lebih luas membentuk pola bullish atau adanya potensi rebound dari IHSG.

    Nafan juga memprediksi support pertama IHSG maupun kedua memiliki range 5840.030 hingga 5818.552. Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range 5883.893 hingga 5906.278.

    Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini, Rabu, 18 Juli 2018 masih akan dipengaruhi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika.

    "Gejolak terhadap nilai tukar Rupiah masih akan memberikan peringatan terhadap pola gerak market," kata William seperti dalam keterangan tertulisnya yang berbeda di Jakarta, Rabu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.