Resmi, Tarif Ojek Online di Kota-kota Ini Naik Mulai Besok

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi pers perluasan kebijakan tarif ojek berbasis aplikasi atau ojek online yang dihadiri oleh Head of Strategy & Planning Tirza R. Munuasamy, Direktur Angkutan Multimoda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani, dan VP Public Policy and Goverment Relations Gojek Panji Winanteya Ruky di kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Agustus 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Konferensi pers perluasan kebijakan tarif ojek berbasis aplikasi atau ojek online yang dihadiri oleh Head of Strategy & Planning Tirza R. Munuasamy, Direktur Angkutan Multimoda Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Ahmad Yani, dan VP Public Policy and Goverment Relations Gojek Panji Winanteya Ruky di kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis, 8 Agustus 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO. CO, Jakarta – Mulai Jumat 9 Agustus 2019 pukul 00.00, tarif ojek online yang baru resmi diperluas ke 88 kota dan kabupaten yang tergolong dalam daerah operasi Grab Indonesia dan Gojek. Sebelumnya, tarif baru ojek telah berlaku di 45 daerah sejak KM 348 Tahun 2019 diterbitkan pada 1 Mei 2019.

     “Dengan begitu, berarti kenaikan tarif ojek online saat ini sudah berlaku di 80 persen kota daerah operasional Gojek dan Grab,” ujar Direktur Angkutan Multimoda Kementerian Perhubungan Ahmad Yani, Kamis, 8 Agustus 2019, di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

    Adapun perluasan kenaikan tarif di 88 kota yang dimaksud mewakili zona I dan III. “Karena zona II, Jabodetabek, sudah diberlakukan kenaikan tarif sebelumnya,” ucap Ahmad Yani. Berikut ini kota dan kabupaten yang terdampak kenaikan tarif ojek online mulai esok.

    - Zona I: Kota Sabang, Bukitinggi, Agam, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Padang Panjang, Payakumbuah, Duri Riau, Bengkalis, Tanjung Pinang, Jambi, Muaro Jambi, Kisaran Medan, Asahan, Karo, Toba Samosir, Tanjung Balai, Padangsidempuan, Padabng Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Serdang Bedagai, Pematangsiantar, Simalungun. 

    Kemudian, Kota Tebing Tinggi, Rantau Prapat, Labuan Batu, Batang, Cilacap, Kebumen Banyumas, Brebes, Purworejo, Pekalongan Kota, Pekalongan Kabupaten, Pemalang, Bajarnegara, Purbalingga, Salatiga, Banyuwangi, Banjarnegara, Bondowoso, Jombang, Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Madiun. 

    Selanjutnya, Magetan, Ngawi, Ponorogo, Mojokerto, Mojokerto Kota, Serang, Lebak, Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Indramayu, Kuningan, Majalengka, Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Subang, Sukabumi, Kabupaten Sukabuki, Cianjur, Purwakarta, Sumedang, Ciamis, Pangandaran, Kota Banjar, Kota Malang, Kabupaten Malang, Batu, Tegal, Kabupaten Tegal, Demak, Kendal, Pati, dan Jepara. 

    - Zona III: Bitung, Tomohon, Paropo, Tarakan, Ternate, Sorong, Kabupaten Merauke, Kota Parepare. 

    Yani mengatakan kenaikan tarif ojek online dilakukan bertahap di tiga zona operasi ojek online. Sebelumnya, kebijakan tarif anyar telah diterapkan di lima kota sebagai uji coba pada Mei lalu. Kemudian, bertambah menjadi 45 kota pada 1 Juli. 

    Kementerian Perhubungan juga mengatur tarif biaya jasa minimal atau flagfall ojek online. Flagfall untuk zona I dipatok Rp 7-10 ribu, zona II Rp 8-10 ribu, zona III Rp 7-10. Tarif ojek online ini berlaku untuk jarak minimal 4 kilometer 

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.