Selalu Pakai Rupiah, Matahari Klaim Tak Terpengaruh Kurs Dolar

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Matahari department store. REUTERS/Dwi Oblo/Files

    Matahari department store. REUTERS/Dwi Oblo/Files

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk mengklaim kinerja perusahaan tidak terpengaruh oleh pelemahan rupiah yang terjadi belakangan ini. Alasannya, kata Corporate Secretary Matahari Miranti Hadisusilo, perusahaannya selalu bertransaksi menggunakan rupiah.

    Baca juga: Rupiah di Pasar Spot Dibuka Melemah di Level Rp 15.194 per USD

    "Kan kami rupiah semua. Kami capex (capital expenditure) rupiah, belanja stok rupiah, jualnya rupiah, jadi enggak ada pengaruh sih," ujar Miranti di Hotel Aryaduta Jakarta, Senin, 8 Oktober 2018.

    Pelemahan nilai tukar rupiah terus berlanjut, Senin, 8 Oktober 2018. Berdasarkan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate Bank Indonesia, kurs hari ini berada di Rp 15.193 per dolar Amerika Serikat atau 11 poin lebih rendah ketimbang pada Jumat, 5 Oktober 2018 yang berada di level Rp 15.182 per dolar Amerika Serikat.

     

    Sementara untuk tren pasar, Miranti mengatakan saat ini secara rata-rata masih sama seperti semester I. Kendati kalau dilihat per kuartal, memang ada penurunan lantaran pada sebelumnya ada pengaruh musiman hari raya Idul Fitri.

    "Masih sama sih, tapi semester 1 ada lebaran ya, kalau lebaran kan memang peak season kita kan, tapi in average kurang lebh sama," ujar Miranti.

    Selain itu, Miranti mengatakan perusahaannya juga sangat sedikit menjual barang impor. Hampir semua produk Matahari, menurut dia, adalah produk dalam negeri. "Kalaupun ada impor kebanyakan adalah supplier konsinyasi  jadi bukan stock kita."

    Oleh karena itu, sejauh ini, Miranti mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah masih belum terlalu berpengaruh kepada arus keuangan perusahaan.

    Ia melihat hingga akhir tahun ini pertumbuhan pemasukan perusahaannya masih stabil seperti biasanya. "Kurang lebih masih sama lah ya, belum tahu angkanya karena sampai sekarang belum tutup buku, nanti akhir bulan baru ketahuan," kata Miranti.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.