Pemkab Garut Usulkan 3 Pintu Keluar Jalan Tol Cigatas

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pembangunan jalan tol. Tempo/Subekti

    Ilustrasi Pembangunan jalan tol. Tempo/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, akan mengusulkan tiga pintu keluar tol dalam rencana pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Tol Cigatas) kepada pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

    Baca juga: Tol Cigatas Bakal Diperpanjang hingga Cilacap

    "Kalau jadi pembangunan tol dari Cileunyi, Majalaya masuk Kadungora, lalu ke Cilawu, maka akan diusulkan tiga pintu keluar tol," kata Bupati Garut Rudy Gunawan di Pendopo Garut, Minggu, 26 Agustus 2018.

    Rudy menuturkan, pejabat Pemerintah Kabupaten Garut dan sejumlah daerah lainnya telah melakukan pertemuan dengan Pjs Gubernur Jawa Barat membahas masalah pembangunan jalan tol tersebut.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata Rudy, meminta bantuan untuk pembebasan lahan dan perizinan di Garut yang akan terdampak oleh proyek tol lintas beberapa kabupaten itu. "Kita di daerah tentu siap membantu proyek tol tersebut, termasuk dalam pembebasan lahan," katanya.

    Baca juga: Luhut Pandjaitan Targetkan Groundbreaking Jalan Tol Cigatas 2018

    Rudy mengungkapkan, terkait daerah mana saja yang akan terdampak dalam proyek tol tersebut, pemerintah provinsi maupun pusat belum dapat memastikannya.

    Ada tiga lokasi yang masuk dalam pemetaan proyek jalan tol, yakni Kadungora-Cilawu, Wanaraja-Singaparna, dan Cileunyi-Limbangan. "Penloknya (penetapan lokasi) juga belum, jadi saya belum berani katakan, yang pasti itu nanti dari menteri," katanya.

    Rudy menyampaikan, rencananya akan ada investor luar negeri dalam proyek tol tersebut. Lokasi yang diperkirakan menjadi pilihan investor, yakni Kadungora-Cilawu. "Untuk di Garut ada tiga sampai empat titik yang masuk pemetaan, tapi yang paling mungkin oleh investor itu ada satu lokasi," katanya.

    Jika jalur Kadungora-Cilawu paling mungkin digunakan, Rudy menyampaikan pihaknya secara resmi akan mengusulkan tiga pintu keluar jalan tol, yakni di Kadungora, Garut Kota, dan Cilawu. "Kalau opsi pertama jadi diambil pemerintah pusat, kami akan lobi tiga pintu keluar tol itu," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).