3 Investor Incar Kembangkan Kawasan Industri Tol Cipali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ledakan arus balik di ruas jalan tol Cipali mencapai puncaknya pada H+4 pasca lebaran, 21 Juli 2015. Arus kendaraan mengalami kemacetan hingga 20 kilometer dari gerbang utama Cikopo, Purwakarta hingga kilometer 98 Kalijati, Subang. TEMPO/Nanang Sutisna

    Ledakan arus balik di ruas jalan tol Cipali mencapai puncaknya pada H+4 pasca lebaran, 21 Juli 2015. Arus kendaraan mengalami kemacetan hingga 20 kilometer dari gerbang utama Cikopo, Purwakarta hingga kilometer 98 Kalijati, Subang. TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga investor menyatakan minatnya untuk mengembangkan kawasan industri di sekitar ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 116,75 kilometer.

    "Ada beberapa, mereka rata rata pemain kawasan industri yang sudah lama dan saya melihat ada tiga pengembang yang mungkin mereka belum mau disebutkan namanya tapi sudah berminat," kata Ketua Himpunan Kawasan Industri Sanny Iskandar di Jakarta, Rabu (22 Juli 2015).

    Sanny mengatakan, jalur Cipali memang menarik untuk pengembangan kawasan industri, mulai dari Cikampek Palimanan hingga ke Cirebon, dan melibatkan beberapa kabupaten, seperti Purwakarta, Subang dan Indramayu.

    Menurut dia, konversi lahan untuk pembangunan kawasan industri di daerah tersebut cukup besar, di mana kemungkinan bisa dialokasikan untuk lahan tahap pertama sebesar 10.000 hektar.

    Sanny menyampaikan, sekarang ini praktis pengembangan industri manufaktur arah Timur Jakarta, yaitu bekasi dan karawang memang lahannya cukup terbatas.

    Sehingga, lanjut Sanny, trennya mulai bergeser, di mana Tol Cipali akan terhubung dari Cikampek ke Cirebon, di mana terdapat rencana pembangunan pelabuhan di Kabupaten Karawang dan Bandara di Kertajati.

    Sanny menambahkan, kawasan industri di sepanjang ruas Tol Cipali akan diisi dengan industri yang basisnya elektronik, otomotif dan komponen, industri makanan minuman dan industri kimia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.