Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Deposito Investasi Aman dan Rendah Risiko, Benarkah?

Reporter

image-gnews
Ilustrasi deposito. Shutterstock
Ilustrasi deposito. Shutterstock
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Vonis hukuman 8 tahun penjara dan denda sebesar Rp15 miliar oleh Pengadilan Negeri Denpasar, Maidina Rizky Prasentari Putri seorang mantan Kepala Cabang Bank Mega Denpasar terbukti bersalah karena telah membobol deposito nasabah yang mencapai Rp 69 miliar. Apa sebenarnya deposito dan bagaimana ketentuannya? Mengapa deposito dipilih nasabah untuk menyimpan uang?

Melansir dari sikapiuangmu.ojk.go.id deposito merupakan bentuk simpanan yang apabila ingin dicairkan hanya bisa dilakukan pada waktu-waktu tertentu yang telah disepakati oleh nasabah dan bank. Dalam artian lain dana yang ditempatkan setelah deposito hanya bisa ditarik ketika masuk waktu jatuh tempo. Anda akan dikenakan biaya pinalti apabila mengambil dana deposito sebelum jangka waktu berakhir. Tapi, sistem pembekuan dana tersebut membantu Anda untuk terhindar dari menggunakan uang simpanan untuk keperluan yang tidak mendesak.

Anda bisa memilih jangka waktu, umumnya deposito dapat ditarik dalam jangka waktu sebulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, sampai 24 bulan. Selain itu ada juga fasilitas Automatic Roll Over (ARO) yang merupakan perpanjangan deposito secara otomatis untuk jangka waktu yang sama, entah itu nominalnya sama atau nominalnya ditambah dengan bunga.

Sebagai salah satu pilihan investasi yang aman dan rendah risiko, bunga yang ditawarkan deposito lebih tinggi dari tabungan biasa. Namun Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin dana yang ditempatkan sebesar Rp2 miliar. Ditambah keuntungan bahwa deposit bisa dicairkan dalam bentuk mata uang rupiah atau mata uang asing. Adapula keunggulan deposito yakni bisa dijadikan jaminan kredit.

Untuk memiliki deposito, Anda perlu menyiapkan dana kemudian datang ke kantor cabang bank lalu minta bukti kepemilikan sertifikat Bilyet Deposito atau email konfirmasi untuk Deposito Online.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

PUSPITA AMANDA SARI

Baca: Simak Bunga Deposito Terbaru di BCA, Bank Mandiri dan BRI

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

14 jam lalu

Andi Timo Pangerang. Foto: Facebook
Politikus Demokrat Timo Pangerang Diduga Rangkap Jabatan, Ada Indikasi Benturan Kepentingan di LPS

Politikus Partai Demokrat A.P.A Timo Pangerang diduga rangkap jabatan sebagai kader partai dan anggota Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)


Alasan Dana Darurat Sebaiknya Disimpan Dalam Bentuk Tabungan

4 hari lalu

Ilustrasi dana darurat (PIxabay.com)
Alasan Dana Darurat Sebaiknya Disimpan Dalam Bentuk Tabungan

Analis OJK menyarankan dana darurat disimpan dalam bentuk tabungan sehingga mudah dicairkan kapan saja saat membutuhkan.


Profil Dewan Syariah Nasional MUI yang Mengharamkan Short Selling dalam Bursa Efek Indonesia

24 hari lalu

Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia  Foto MUI
Profil Dewan Syariah Nasional MUI yang Mengharamkan Short Selling dalam Bursa Efek Indonesia

Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mengharamkan short selling dalam perdagangan saham. Ini beberapa wewenang lainnya.


KPK Sita Fee Dalam Kasus Korupsi DJKA Kemenhub, Ada Deposito Rp 10 Miliar

33 hari lalu

Direktur Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menghadirkan dua karyawan PT. Amarta Karya (Persero), Pandhit Seno Aji dan Deden Prayoga (kanan), resmi memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan, di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2024. PT. Amarta Karya (Persero) merupakan anak perusahan Badan Usaha Milik Negara. TEMPO/Imam Sukamto
KPK Sita Fee Dalam Kasus Korupsi DJKA Kemenhub, Ada Deposito Rp 10 Miliar

KPK telah menyita fee yang diterima bekas PPK Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Jawa Bagian Tengah atau BTP Semarang 2017-2021, Yofi Oktarisza.


Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan jika Ingin Mencairkan Dana Tapera

42 hari lalu

Brosur tabungan perumahan rakyat (Tapera) di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta, Selasa 4 Juni 2024. Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan dan akuntabilitas pengelolaan dana Tapera. TEMPO/Tony Hartawan
Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan jika Ingin Mencairkan Dana Tapera

Peserta yang telah berakhir masa kepesertaannya berhak mendapat pengembalian dana dan hasil pemupukan Tapera.


Destry Damayanti Terpilih Kembali jadi Deputi Gubernur Senior BI, Ini Rekam Jejaknya

44 hari lalu

Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Juni 2024. Destry Damayanti yang masih menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) yang masa jabatannya akan berakhir pada 7 Agustus 2024 mendatang tersebut merupakan calon tunggal Deputi Gubernur Senior BI yang kembali diusulkan oleh Presiden Joko Widodo untuk masa jabatan 5 tahun kedepan. TEMPO/M Taufan Rengganis
Destry Damayanti Terpilih Kembali jadi Deputi Gubernur Senior BI, Ini Rekam Jejaknya

Destry Damayanti telah terpilih kembali sebagai Deputi Gubernur Senior BI periode 2024-2029 setelah mengikuti tahap fit and test di Komisi XI DPR RI.


LPS Bayar Klaim Simpanan Nasabah BPR Jepara Artha Tahap I Senilai Rp 61,5 M

47 hari lalu

Bank Jepara Artha. Dok: BPR
LPS Bayar Klaim Simpanan Nasabah BPR Jepara Artha Tahap I Senilai Rp 61,5 M

LPS telah membayar klaim simpanan nasabah BPR Jepara Artha untuk tahap I milik 29.642 nasabah, senilai Rp 61,5 miliar.


Simulasi Iuran dan Simpanan Tapera Untuk Gaji UMR Jakarta Rp5 Juta, Bisa Beli Rumah?

48 hari lalu

Pekerja tengah menyelesaikan proyek pembangunan rumah subsidi di kawasan Sukawangi, Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 Februari 2023. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. targetkan 182.250 unit KPR FLPP dan Tapera, seiring dengan rasio jumlah kebutuhan rumah (backlog) masih tinggi mencapai 12,75 unit. Tempo/Tony Hartawan
Simulasi Iuran dan Simpanan Tapera Untuk Gaji UMR Jakarta Rp5 Juta, Bisa Beli Rumah?

Simulasi perhitungan iuran dan simpanan wajib program Tapera untuk karyawan yang memiliki gaji UMR Jakarta.


Bersiap Pindah ke IKN, LPS Anggarkan Hampir Rp 1 Triliun untuk Bangun Kantor

50 hari lalu

Suasana pembangunan istana presiden Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin, 12 Februari 2024. Sekretaris Otorita IKN Achmad Jaka Santos mengatakan bahwa saat ini progres pembangunan istana presiden di IKN telah mencapai 54 persen dan diproyeksi siap digunakan untuk menggelar Upacara Kemerdekaan RI ke-79 pada 17 Agustus 2024 mendatang. ANTARA FOTO/ Rivan Awal Lingga
Bersiap Pindah ke IKN, LPS Anggarkan Hampir Rp 1 Triliun untuk Bangun Kantor

LPS telah mengucurkan dana Rp 1 triliun untuk berpindah kantor di IKN. LPS juga menyiapkan sejumlah nama pegawai yang akan pindah pada tahap pertama.


Bos LPS soal Potongan Gaji untuk Tapera: Akan Gerus Daya Beli Masyarakat

50 hari lalu

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui usai acara Anugerah Bangga Berwisata di Indonesia pada Jumat, 15 Desember 2023 di Senayan, Jakarta Pusat. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Bos LPS soal Potongan Gaji untuk Tapera: Akan Gerus Daya Beli Masyarakat

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai iuran untuk Tapera akan berimbas pada daya beli masyarakat.