Australia Masuk Zona Resesi Ekonomi, Pertama dalam 29 Tahun

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang berdiri dalam antrian di luar kantor Centrelink di Sydney saat pemberlakuan isolasi diri di Australia, 26 Maret 2020. REUTERS/Loren Elliott

    Orang-orang berdiri dalam antrian di luar kantor Centrelink di Sydney saat pemberlakuan isolasi diri di Australia, 26 Maret 2020. REUTERS/Loren Elliott

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk pertama kalinya sejak 29 tahun terakhir, Australia mengakhiri periode bebas resesi. Dilansir dari Bloomberg pada Rabu 3 Juni 2020, data dari The Reserve Bank of Australia (RBA) menyatakan bahwa Produk Domestik Bruto Australia telah turun 0,3 persen pada tiga bulan terakhir tahun 2019.

    Penurunan PDB ini juga menjadi penurunan pertama dalam satu kuartal sejak tahun 2011. Angka konsumsi rumah tangga juga terpangkas 1,1 persen yang membuat angka PDB turun 0,6 persen.

    Sementara itu, belanja negara Australia mengalami kenaikan 1,8 persen yang berkontribusi terhadap penambahan PDB Australia sebesar 0,3 persen. Adapun, nilai dolar Australia juga tergelincir pada posisi 69,46 sen AS setelah sebelumnya berada di angka 69,69 sen AS.

    Hasil tersebut juga mengakhiri kondisi ekonomi Australia yang bebas resesi ekonomi setelah berhasil terhindar dari dampak krisis finansial yang dialami dunia pada 1997 dan 2008. Kontraksi ekonomi pada kuartal ini diperkirakan akan semakin dalam, dengan 600 ribu karyawan kehilangan pekerjaannya dan kegiatan ekonomi yang belum normal karena pandemi virus Corona.

    The Reserve Bank of Australia telah menurunkan biaya pinjaman dengan target imbal hasil obligasi sebesar 0,25 persen. Selain itu, pemerintah Australia juga telah menyuntikkan miliaran dolar untuk membantu tempat usaha dan keluarga yang terdampak pandemi ini.

    Gubernur RBA Philip Lowe mengatakan, hal terpenting untuk mengatasi resesi ekonomi saat ini adalah mengembalikan usaha-usaha yang terdampak dan menggenjot konsumsi rumah tangga, serta menekan angka pengangguran. Menurutnya, dengan penurunan angka kasus positif di negara itu, beberapa sektor usaha dapat dibuka lebih cepat dari perkiraan.

    “Meski begitu, pandemi ini akan memiliki efek jangka panjang terhadap perekonomian. Dalam beberapa waktu ke depan, perekonomian akan amat bergantung pada kepercayaan diri masyarakat dan pelaku usaha terhadap kondisi pandemi ini dan keuangan mereka,” jelas Lowe.

    BISNIS 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.