Efektif per Hari Ini, Tarif Ekspor CPO dan Turunannya Naik

Reporter

Editor

Rahma Tri

kelapa Sawit

TEMPO.CO, Jakarta - Mulai hari ini, Senin 1 Juni 2020, kenaikan tarif pungutan atas ekspor kelapa sawit, crude palm oil (CPO) dan produk turunannya resmi berlaku. Sebelumnya, serangkaian relaksasi telah diterima komoditas ekspor unggulan ini sepanjang tahun lalu.

Kenaikan tarif ekspor CPO dan produk turunannya ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.57/PMK.05/2020 tentang Tarif Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kepala Sawit (BPDPKS). Otoritas fiskal juga menjelaskan kenaikan tarif atas 24 komoditas yang berasal dari kelapa sawit, CPO maupun produk turunannya masing-masing US$ 5. Tarif ekspor CPO misalnya, dari semula US$ 50 per ton kini naik menjadi US$55 per ton. Selain itu, tarif ekspor biji sawit yang semula US$ 20 per ton menjadi US$ 25 per ton.

Dalam beleid ini pemerintah juga menghapus klasifikasi tarif berdasarkan total tonase ekspor kelapa sawit maupun CPO seperti yang berlaku pada kebijakan sebelumnya. "Keputusan rapat Komite Pengarah pada tanggal 30 Maret 2020 dan 20 Mei 2020 yang salah satunya berupa usulan kepada Menkeu melakukan perubahan tarif layanan BLU BPDPKS," tulis Kemenkeu, dalam pertimbangan beleid yang dikutip Bisnis, Senin 1 Juni

Mengacu pada laman resmi Komisi CPO Malaysia, harga CPO terakhir yakni pada Jumat 29 Mei 2020, menyentuh level 2.292 ringgit per ton atau level tertinggi sejak 14 Mei yang menyentuh 2.031 ringgit per ton. Terkait produk atau barang ekspor campuran dari kelapa sawit, minyak sawit, maupun CPO, pemerintah mengembalikan ketentuannya sesuai mekanisme ketentuan sebelumnya.

Sepanjang tahun 2019, pemerintah telah memberikan sejumlah relaksasi untuk mendorong kinerja ekspor kelapa sawit. Melalui PMK No.136/PMK.05/2019 misalnya pemerintah resmi mengenakan tarif pungutan sebesar Rp0 atau US$0 atas ekspor kelapa sawit, crude palm oil (CPO), dan produk turunannya. Pengenaan tarif pungutan Rp 0 atau US$ 0 waktu itu mulai berlaku pada tanggal 1 Oktober sampai dengan 31 Desember 2019. Namun pada tahun ini, relaksasi dihapus dengan tarif baru yang lebih tinggi.

BISNIS






Kadin Minta Hilirisasi Timah Dilakukan Secara Bertahap

2 hari lalu

Kadin Minta Hilirisasi Timah Dilakukan Secara Bertahap

Presiden Jokowi berencana menghentikan ekspor timah untuk mengembangkan industri hilir timah di dalam negeri sehingga memiliki nilai tambah.


Peneliti Dorong Pengembangan Biofuel Tak Berbasis Pangan

2 hari lalu

Peneliti Dorong Pengembangan Biofuel Tak Berbasis Pangan

Apabila bahan baku biofuel diambil dari komoditas pangan, maka harganya lebih berfluktuasi


RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

2 hari lalu

RI Akan Perkuat Hubungan Dagang dengan Arab Saudi Melalui CEPA

Menteri Zulkifli Hasan akan memulai perundingan CEPA antara Indonesia dan Arab Saudi sebagai bentuk upaya mendorong hubungan dagang dua negara.


Cerita Driver Online yang Tarifnya Dipotong Aplikator 35 Persen

3 hari lalu

Cerita Driver Online yang Tarifnya Dipotong Aplikator 35 Persen

Pekan lalu, Driver Online Indonesia atau Drone berunjuk rasa di kantor Grab Indonesia dan Gojek.


Kadin Desak Pemerintah Bikin Kajian Sebelum Jokowi Stop Ekspor Timah

3 hari lalu

Kadin Desak Pemerintah Bikin Kajian Sebelum Jokowi Stop Ekspor Timah

Jokowi sebelumnya menegaskan pemerintah terus menjalankan larangan ekspor barang tambang mentah, termasuk timah.


PT Bukit Asam Ekspor Ratusan Ton Batu Bara ke Italia, Jajaki Peluang di Pasar Eropa

4 hari lalu

PT Bukit Asam Ekspor Ratusan Ton Batu Bara ke Italia, Jajaki Peluang di Pasar Eropa

PT Bukit Asam (Persero) Tbk menjajaki pasar Eropa untuk ekspor batu bara.


Jokowi Resmikan Tol Cibitung-Cilincing dan Tol Serpong - Balaraja Seksi I

5 hari lalu

Jokowi Resmikan Tol Cibitung-Cilincing dan Tol Serpong - Balaraja Seksi I

Jokowi hari ini meresmikan dua ruas tol baru. Selain mempercepat mobilitas barang, jalan tol ini diyakini bakal mengurangi kemacetan di Jakarta.


Sumbangan UMKM ke Ekspor Nonmigas Hanya 15,7 Persen, Kemenkop Targetkan 17 Persen dii 2024

6 hari lalu

Sumbangan UMKM ke Ekspor Nonmigas Hanya 15,7 Persen, Kemenkop Targetkan 17 Persen dii 2024

Kontribusi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terhadap ekspor nonmigas baru sekitar 15,7 persen


Kemenhub: Belum Ada Driver Ojol yang Meminta Secara Formal Potongan jadi 10 Persen

7 hari lalu

Kemenhub: Belum Ada Driver Ojol yang Meminta Secara Formal Potongan jadi 10 Persen

Pengemudi ojek online atau ojol akan meminta agar Kemenhub langsung bertindak atas laporan pelanggaran yang akan dilaporkan.


Gapasdap Nilai Pemerintah Diskriminasi Soal Waktu dan Besaran Penyesuaian Tarif Transportasi

7 hari lalu

Gapasdap Nilai Pemerintah Diskriminasi Soal Waktu dan Besaran Penyesuaian Tarif Transportasi

Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan menilai pemerintah diskriminasi dalam melakukan penyesuaian tarif transportasi.