Rupiah Menguat Seiring Penundaan Tarif Impor Produk Cina oleh AS

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas penukaran mata uang asing menghitung uang pecahan 100 dolar AS di lokasi penukaran uang di kawasan Kwitang, Jakarta, 28 Maret 2018. Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.745 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (28/3/2018). TEMPO/Tony Hartawan

    Petugas penukaran mata uang asing menghitung uang pecahan 100 dolar AS di lokasi penukaran uang di kawasan Kwitang, Jakarta, 28 Maret 2018. Kurs rupiah menyentuh posisi Rp13.745 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (28/3/2018). TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu pagi, 14 Agustus 2019, balik menguat seiring penundaan pengenaan tarif impor terhadap produk-produk Cina oleh Amerika Serikat.

    Pada pukul 9.40 WIB, rupiah bergerak melemah 83 poin atau 0,58 persen menjadi Rp 14.242 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp 14.325 per dolar AS.

    Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Rabu, mengatakan, pasar kembali positif dengan penundaan pengenaan tarif oleh AS tersebut.

    "Pasar global kembali positif merespon keputusan pemerintah AS menunda pengenaan tarif 10 persen terhadap barang-barang impor China senilai 300 miliar dolar dari rencana awal 1 September 2019 menjadi 15 Desember 2019, termasuk ada beberapa jenis produk yang dikeluarkan dari daftar yang terkena tarif," ujar Lana.

    Penundaan tarif tersebut dilakukan setelah Cina melakukan pembalasan untuk tidak membeli produk-produk pertanian AS. "Pelaku pasar global masih memfaktorkan isu perang dagang ini menjadi risiko utama saat ini," kata Lana.

    Lana memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak menguat di kisaran Rp 14.300 per dolar AS hingga Rp 14.320 per dolar AS.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?