Perang Harga, Industri Daging Olahan Gulung Tikar

Reporter

Editor

Rahma Tri

Pedagang daging sapi olahan seperti bakso dan sosis. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Sentra Food Indonesia Tbk. Agustus Sani Nugroho mengungkapkan bahwa industri daging olahan banyak yang gulung tikar karena bertarung di pasar jenuh segmen menengah. Perang harga sesama pemain daging olahan membuat mereka tak sanggup lagi bertahan. 

BACA: Bulog Datangkan 15 Ton Daging Kerbau Beku India ke Pekanbaru

“Terdapat pola-pola perang harga yang terlihat (di pasaran). Di satu titik (perang harga) akan memberatkan perekonomian mereka sendiri,” kata Agustus seperti dikutip Bisnis, Kamis 20 Juni 2019.

Menurut Agustus, faktor harga yang menjadi pertimbangan utama konsumenpelaku industri pengolahan daging menghadapi tantangan berat. Hal tersebut,menjadi tantangan utama karena setiap tahun hampir bisa dipastikan elemen biaya naik. "Jadi, produsen daging olahan mesti dapat menyeimbangkannya," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk. Yustinus Sadmoko menuturkan, saat ini persaingan antarpabrikan semakin tinggi. Hampir setiap bulan muncul pemain baru. 

Dia pun meminta pemerintah untuk menjadi regulator dan wasit yang adil dan bijak. Kepentingan konsumen, lanjutnya, harus seimbang dengan kepentingan produsen. "Jangan jadikan harga murah menjadi target lagi, beri ruang yang cukup untuk berkompetisi," kata Yustinus.

Dia menambahkan, perubahan pola konsumsi masyarakat milenial juga harus diperhatikan para pabrikan pengolahan daging. "Selain itu, dampak dari media sosial yang cepat menyebarkan berita negatif juga menjadi tantangan tersendiri," tutur Yustinus.

Sebelumnya, Ketua Gabungan Pengusaha Makananan dan Minuman Seluruh Indonesia Adhi S. Lukman mengatakan, pada awal tahun ini pabrikan makanan olahan mulai menaikkan harga jual produknya sebesar 3-5 persen. 

Baca: Permintaan Pangan DKI Naik Saat Ramadan, Tertinggi Daging

Selama tahun lalu, produsen telah menahan kenaikan harga dan mengorbankan margin keuntungan untuk menjaga volume penjualan. "Faktornya kan tidak hanya pelemahan rupiah saja, tetapi juga biaya lain seperti upah tenaga kerja," kata Adhi.

Simak berita lain tentang harga daging di Tempo.co

BISNIS






Ingin Struktur Ekonomi Aceh Jadi Mandiri, Saran Kemenkeu: Pengembangan Industri Hilir

22 jam lalu

Ingin Struktur Ekonomi Aceh Jadi Mandiri, Saran Kemenkeu: Pengembangan Industri Hilir

Kemenkeu menyatakan Aceh harus memanfaatkan pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19 untuk memperkuat industri hilir.


Ancaman Resesi, Pemerintah Pede Ekspor Kuat karena Manufaktur Terus Ekspansif

1 hari lalu

Ancaman Resesi, Pemerintah Pede Ekspor Kuat karena Manufaktur Terus Ekspansif

Pemerintah mengaku optimistis terhadap kinerja ekspor Indonesia meskipun ancaman resesi perekonomian global di depan mata.


Migrasi Siaran TV Analog ke Digital Jabodetabek Mundur ke 2 November, Ini Penjelasan Kominfo

2 hari lalu

Migrasi Siaran TV Analog ke Digital Jabodetabek Mundur ke 2 November, Ini Penjelasan Kominfo

Kominfo Tunda implementasi Analog Switch Off (ASO) Jabodetabek dari 5 Oktober 2022 menjadi 2 November 2022.


4 Manfaat Vitamin B12 untuk Tubuh

6 hari lalu

4 Manfaat Vitamin B12 untuk Tubuh

Beberapa sumber vitamin B12 alamiah adalah ikan, kerang, daging, hati, telur, susu, yoghurt, dan keju.


Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

8 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Jatuh ke Zona Merah, Sektor Industri Dasar Melemah Paling Dalam

IHSG menutup sesi di level 7.077,0 atau 0,49 persen lebih rendah daripada angka penutupan Selasa, 27 September 2022 di level 7.112,4.


Kenaikan BBM Bikin Harga Barang Tidak Stabil, Pedagang Pasar Rawamangun: Tiap Hari Nombok

22 hari lalu

Kenaikan BBM Bikin Harga Barang Tidak Stabil, Pedagang Pasar Rawamangun: Tiap Hari Nombok

Pedagang di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, mengeluhkan kenaikan harga BBM yang kian berdampak pada penghasilan sehari-hari. Harga pasar yang tidak stabil membuat modal pedagang bertambah.


Kadin: Pinjol Ilegal Kalau Tak Dibereskan Sekarang, Bisa Rusak Tatanan Industri Keuangan

27 hari lalu

Kadin: Pinjol Ilegal Kalau Tak Dibereskan Sekarang, Bisa Rusak Tatanan Industri Keuangan

Kadin menyatakan pinjaman online atau pinjol ilegal telah merusak tatanan dan reputasi industri keuangan digital di Indonesia.


Kroket, Gorengan Berjuta Umat dari Prancis hingga ke Indonesia

27 hari lalu

Kroket, Gorengan Berjuta Umat dari Prancis hingga ke Indonesia

Di Portugal, kroket terkadang dicampur daging babi dan dengan beberapa chourico, lada hitam, atau piri-piri untuk menambah rasa.


Gapasdap: Jika Tarif Angkutan Penyeberangan Tidak Disesuaikan, Industri Ini Bisa Lumpuh

28 hari lalu

Gapasdap: Jika Tarif Angkutan Penyeberangan Tidak Disesuaikan, Industri Ini Bisa Lumpuh

Gapasdap menyatakan besaran penyesuaian tarif angkutan penyeberangan yang direncanakan pemerintah masih terlalu rendah.


Hadir Kembali Offline, 300 Produsen Makanan dan Minuman Ramaikan di Fi Asia JIExpo

29 hari lalu

Hadir Kembali Offline, 300 Produsen Makanan dan Minuman Ramaikan di Fi Asia JIExpo

Food Ingredients Asia bertujuan untuk mendorong pertumbuhan serta mengikuti tren pasar secara berkelanjutan di industri makanan dan minuman.