BI: Bulan Pilpres, Optimisme Konsumen Menguat

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2018 di Jakarta, Selasa, 27 November 2018. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan sambutan pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2018 di Jakarta, Selasa, 27 November 2018. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko mengungkapkan, hasil Survei Konsumen BI pada April 2019 yang bertepatan dengan masa Pilpres, mengindikasikan bahwa optimisme konsumen meningkat. Hal ini, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang sebesar 128,1, lebih tinggi dibandingkan IKK bulan sebelumnya yang sebesar 124,5.

    Baca juga: Harga Beras Merosot Selama April, BPS: Musim Panen Raya

    "Optimisme konsumen yang meningkat didorong oleh menguatnya ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan dan membaiknya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini," kata Onny dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Mei 2019.

    Menurut Onny, Indeks Ekspektasi Kondisi Ekonomi (IEK) juga meningkat, terutama ditopang oleh meningkatnya ekspektasi kegiatan dunia usaha enam bulan mendatang. Adapun Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) juga meningkat, karena didukung oleh membaiknya persepsi terhadap penghasilan saat ini dan keyakinan untuk membeli barang tahan lama.

    "Hasil survei juga mengindikasikan bahwa tekanan kenaikan harga diperkirakan menurun dalam tiga bulan mendatang atau pada Juli 2019. Terutama dipengaruhi oleh kembali normalnya permintaan barang dan jasa seiring berlalunya periode Hari Raya Idul Fitri," ujar Onny.

    Selanjutnya, Onny menambahkan, hasil survei BI juga memperkirakan bahwa harga akan menurun dalam enam bulan mendatang atau pada Oktober 2019. Hal ini didukung oleh persepsi konsumen terhadap terjaganya pasokan barang konsumsi dan lancarnya distribusi barang.

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.