Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ini 17 Bandara Internasional dan 17 Bandar Udara yang Turun Status

Editor

Yudono Yanuar

image-gnews
Para penumpang menuju pesawar Lion Air di Bandara Internasional Yogyakarta (BIY). Rencananya 140 penerbangan di Bandara Adisutjipto dipindahkan ke BIY. Foto: @jababekaandco
Para penumpang menuju pesawar Lion Air di Bandara Internasional Yogyakarta (BIY). Rencananya 140 penerbangan di Bandara Adisutjipto dipindahkan ke BIY. Foto: @jababekaandco
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan memutuskan hanya ada 17 bandar udara yang berstatus  bandara internasional dari semula 34 buah. Alasan penetapan ini adalah untuk mendorong sektor penerbangan nasional yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

"Keputusan Menteri Perhubungan nomor 31/2024 ini dikeluarkan dengan tujuan untuk melindungi penerbangan internasional pasca pandemi dengan menjadikan bandara sebagai hub atau pengumpan internasional di negara sendiri," kata Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, di Jakarta, Minggu, 29 April 2024.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, dari 34 bandara internasional yang resmi dibuka sejak 2015 hingga 2021 ini, hanya beberapa saja yang melayani penerbangan niaga ke luar negeri. Di antaranya seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bandara Juanda, Bandara Sultan Hasanuddin, dan Bandara Kualanamu.

Sementara bandara internasional lainnya, ujar Adita, hanya melayani penerbangan jarak dekat dari/atau ke satu atau dua negara saja. "Bandara internasional lainnya hanya beberapa kali melakukan penerbangan internasional, bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki pelayanan penerbangan internasional," ucapnya.

Direktur Utama Garuda, Irfan Saputra pemangkasan jumlah bandara internasional menjadi 17, dari yang awalnya berjumlah 34 tidak memiliki pengaruh atas kegiatan bisnis maskapai flag carrier itu.

"Buat Garuda enggak ada. Kita saat ini memang baru terbang internasional dari Jakarta dan Denpasar," katanya saat dihubungi, Minggu, 28 April 2024.

Adapun kedua bandara itu, yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai masih berstatus internasional oleh ketetapan Kementerian Perhubungan. Irfan mengatakan, bahwa sedari awal fokus Garuda Indonesia untuk perjalanan internasional hanya di dua bandara tersebut.

Saat ini, ujarnya, maskapai Garuda Indonesia belum ada rencana menambah perjalanan internasional dari bandara yang lain. "Fokus kami di situ, (bandara) yang lain belum," ucapnya.

Ketua Umum Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) Denon Prawiraatmadja mengatakan, pengurangan jumlah bandara internasional akan berdampak positif.

"Pengurangan jumlah bandara internasional akan meningkatkan konektivitas transportasi udara dan pemerataan pembangunan nasional melalui pola hub and spoke," ujar Denon dalam keterangan tertulis di Jakarta, Ahad, 28 April 2024, seperti dikutip dari Antara.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ia menjelaskan, banyaknya bandara internasional sebelumnya membuat pola penerbangan menjadi point to point. Namun dengan pengurangan bandara internasional, pola penerbangan nasional akan kembali kepada pola hub and spoke (penyangga).

Walhasil, menurut Denon, dengan pola hub and spoke, terjadi peningkatan konektivitas transportasi udara dan terjadi pemerataan pembangunan nasional mulai dari kota kecil hingga kota besar.

Berikut 17 Bandara Internasional setelah Keputusan Menteri Nomor 31/2024 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional tanggal 2 April 2024 lalu. 

1. Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh
2. Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara
3. Bandara Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatra Barat
4. Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau
5. Bandara Hang Nadim, Banten, Kepulauan Riau
6. Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten
7. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, DKI Jakarta
8. Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat
9. Bandara Kulonprogo, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta
10. Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur
11. Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali
12. Bandara Zainuddin Abdul Madjid, Lombok Tengah, NTB
13. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Kalimantan Timur
14. Bandara Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan
15. Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara
16. Bandara Sentani, Jayapura, Papua
17. Bandara Komodo, Labuan Bajo, NTT

17 Bandara yang statusnya berubah menjadi bandara domestik:

1. Bandara Maimun Saleh, Sabang, NAD
2. Bandara Sisingamaraja XII, Silangit, Sumatera Utara
3. Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Kep. Riau
4. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan
5. Bandara Raden Inten II, Bandar Lampung, Lampung
6. Bandara H.A.S Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Bangka Belitung
7. Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat
8. Bandara Adi Sutjipto, Sleman, DIY
9. bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah
10. Bandara Adi Soemarno, Solo, Jawa Tengah
11. Bandara Banyuwangi, Banyuwangi, Jawa Timur
12. Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat
13. Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara
14. Bandara Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
15. Bandara El Tari, Kupang, NTT
16. Bandara Pattimura, Ambon, Maluku
17. Bandara Frans Kaiseipo, Biak, Papua

NOVALI PANJI NUGROHO | AISYAH AMIRA WAKANG

Pilihan editor Kisah Besi Beton 'Banci' Produksi Investor Asal Cina yang Disidak Zulhas

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bandara Ngurah Rai Catat Lebih dari 1 Juta Penumpang selama Momen Liburan Sekolah

7 jam lalu

Bandara I Gusti Ngurah Rai meraih skor akhir 6.55 dan mengantarkan bandara di Bali itu menempati peringkat 189 sebagai bandara terburuk di dunia tahun 2023. Shutterstock
Bandara Ngurah Rai Catat Lebih dari 1 Juta Penumpang selama Momen Liburan Sekolah

Peningkatan penumpang selama dua pekan liburan sekolah sudah diprediksi Bandara I Gusti Ngurah Rai.


Jangan Pakai Sandal Jepit saat Naik Pesawat, Pramugari Jelaskan Alasannya

1 hari lalu

Ilustrasi bandara (Pixabay)
Jangan Pakai Sandal Jepit saat Naik Pesawat, Pramugari Jelaskan Alasannya

Alas kaki ini menimbulkan bahaya dalam penerbangan, apalagi jika penumpang diharuskan segera melakukan evakuasi di pesawat.


AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

1 hari lalu

Pesawat A330-900 AirAsia X
AirAsia Travel Fair 2024 di Medan, Tebar Promo Diskon Tiket 20 Persen hingga Casback Rp 2 Juta

Maskapai penerbangan Indonesia AirAsia menggelar AirAsia Travel Fair (AATF) 2024 Medan pada 12-14 Juli 2024 di Centre Point Medan, Sumatera Utara.


Terkini: Daftar Mobil dan Motor yang Terancam Tak Boleh Isi Pertalite, Jokowi Teken Perpres 75 tentang Percepatan Pembangunan IKN

2 hari lalu

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai meninjau lokasi Upacara HUT ke-79 RI di IKN, Kalimantan Timur, Rabu 5 Juni 2024. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Terkini: Daftar Mobil dan Motor yang Terancam Tak Boleh Isi Pertalite, Jokowi Teken Perpres 75 tentang Percepatan Pembangunan IKN

Anggota BPH Migas Abdul Halim sebelumnya mengungkapkan bahwa terdapat dua usulan terkait pembatasan penggunaan Pertalite.


Sisi Kiri atau Kanan, Mana yang Lebih Nyaman Duduk di Pesawat?

2 hari lalu

Ilustrasi penumpang pesawat terbang. Unsplash.com/Mohammad Arrahmanur
Sisi Kiri atau Kanan, Mana yang Lebih Nyaman Duduk di Pesawat?

Soal keamanan, baik sisi kiri atau kanan sama saja. Namun, ada pelancong yang punya kecenderungan untuk memilih duduk di salah satu sisi pesawat.


Scoot Buka Rute Penerbangan ke Sibu Sarawak dengan Armada Baru

2 hari lalu

Pesawat Scoot dan Singapore Airlines terlihat di landasan Bandara Changi Singapura, 30 Maret 2020. (Reuters)
Scoot Buka Rute Penerbangan ke Sibu Sarawak dengan Armada Baru

Dengan armada jet E190-E2 Embraer, maskapai bertarif rendah asal Singapura, Scoot, buka rute baru jelajahi langit Sibu, Sarawak.


Pakar Sarankan Pakai Baju Merah ke Bandara, Kenapa?

4 hari lalu

Ilustrasi bandara (Pixabay)
Pakar Sarankan Pakai Baju Merah ke Bandara, Kenapa?

Staf maskapai penerbangan di bandara mungkin secara tidak sadar menganggap penumpang berbaju merah lebih penting atau berstatus lebih tinggi.


Menyantap Hidangan Nasi Lemak hingga Nasi Rendang di Atas Ketinggian 36 Ribu Kaki

4 hari lalu

Nasi Lemak Pak Nasser di AirAsia (airasia.com)
Menyantap Hidangan Nasi Lemak hingga Nasi Rendang di Atas Ketinggian 36 Ribu Kaki

Tiga menu andalan berbahan santan AirAsia yakni Nasi Lemak pak Nasser, Uncle Chin's Chicken Rice, dan Plant Based Nasi Rendang.


Thailand Bakal Tutup Duty-Free di Bandara, Ada Apa?

4 hari lalu

Ilustrasi toko Duty Free. Shutterstock
Thailand Bakal Tutup Duty-Free di Bandara, Ada Apa?

Duty-free saat ini ada di beberapa bandara Thailand seperti Suvarnabhumi, Don Mueang, Chiang Mai, Phuket, Hat Yai, U-Tapao, Samui, dan Krabi.


Pelita Air Siap Datangkan Tiga Pesawat Dukung Rute Baru Tahun Ini

6 hari lalu

Pesawat Airbus A320-200 maskapai Pelita Air parkir di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis 28 April 2022. PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pelita Air Service (PAS) membuka penerbangan perdana dengan pesawat Airbus A320-200 rute reguler dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali dan sebaliknya guna mewujudkan komitmen mendukung pengembangan industri transportasi udara dan memperkuat konektivitas di tanah air dengan melayani penerbangan komersial berjadwal (regular flight). ANTARA FOTO/Fauzan
Pelita Air Siap Datangkan Tiga Pesawat Dukung Rute Baru Tahun Ini

PT Pelita Air Service berencana mendatangkan tiga armada pesawat baru untuk menambah rute penerbangan pada tahun ini.