Batik Air Tambah Satu Armada Airbus Lagi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Batik Air. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi Batik Air. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Batik Air baru saja menerima kedatangan satu unit Airbus 32-200 CEO (A320). Pesawat yang diterbangkan langsung dari markas Airbus di Toulouse, ini tiba di Bandara Soekarno Hatta, Ahad 31 Maret pulul 12.20. 

    Baca juga: Minta Harga Tiket Pesawat Turun, Menhub: Demi Melindungi Konsumen

    Chief Executive Officer (CEO) Batik Air Capt Achmad Luthfie mengatakan, sangat senang pihaknya bisa mendatangkan kembali pesawat yang tiba sesuai jadwal ke Indonesia tersebut.  "Kehadiran Airbus 320 ini bukti kesungguhan Batik Air dalam menyediakan pelayanan terbaik guna menambah tingkat kenyamanan para tamu saat melakukan penerbangan bagi pebisnis dan wisatawan di kelas premium services airlines," kata Achmad dari siaran pers yang diterima Bisnis, Ahad 31 Maret 2019.  

    Kru yang bertugas membawa pesawat tersebut adalah Capt Andri Thoradasa, Capt Ditto Aria, First Officer (FO) Anggi Jenharto Muhammad, FO Kevin Ghatuama Sunaryanto dan Engineer on Board (EOB) Sandi Permana dan Giovanni Lucano Totti. 

    Batik Air menggunakan nomor penerbangan ID-001, lepas landas dari Bandar Udara Internasional Toulouse Blagnac yang terletak di selatan daerah Blagnac dan di barat laut kota Toulouse, Perancis, Eropa (TLS) pukul 11.51 waktu setempat dan mendarat di Bandar Udara Internasional Al Bateen, Abu Dhabi, United Arab Emirates (AZI) pada 21.00 waktu setempat (Gulf Standard Time/ GST, GMT+4).  

    Penerbangan dilanjutkan dari Bandar Udara Internasional Al Bateen pukul 22.00 waktu setempat dan tiba 31 Maret 2019  di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL) pada 09.30 waktu setempat (Malaysia Time/ MYT, GMT+8). 

    Kemudian A320CEO Batik Air PK-LZK berangkat dari Kuala Lumpur pada 11.30 waktu setempat dan mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) Ahad, 31 Maret 2019 pukul 12.02. Total perjalanan ditempuh sekitar 19 jam 40 menit. 

    Dengan demikian pesawat PK-LZK ini melengkapi kekuatan dari armada yang saat ini dioperasikan oleh Batik Air, terdiri dari 41 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi). 

    Selain Airbus, Batik Air juga memiliki enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi) serta delapan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi).

    BISNIS.COM 

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.