Minim Sentimen Negatif, Rupiah Diperkirakan Menguat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Papan elektronik penunjuk pergerakan kurs valuta asing di PT Ayu Masagung di Jakarta, (10/10). Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank sempat anjlok melewati level Rp10.000 per dolar AS. Tempo/Tony Hartawan

    Papan elektronik penunjuk pergerakan kurs valuta asing di PT Ayu Masagung di Jakarta, (10/10). Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank sempat anjlok melewati level Rp10.000 per dolar AS. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan laju rupiah berpotensi menguat di perdagangan hari ini, Kamis, 13 April 2017. Rupiah diperkirakan bergerak dengan kisaran support Rp 13.375 dan resisten Rp 13.265.

    Reza mengatakan rupiah minim sentimen negatif. "Minimnya sentimen negatif diharapkan dapat membantu kembali naiknya Rupiah," kata dia seperti dilansir keterangan tertulis, Kamis, 13 April 2017.

    Baca: Kurs Rupiah Ditutup Menguat 8 Poin ke Rp 13.317

    Laju rupiah masih terlihat menguat karena imbas dari melemahnya kurs dolar Amerika. Reza mengatakan pelemahan dolar dipicu kekhawatiran terhadap meningkatnya tensi geopolitik yang masih belum mereda. "Aset safe haven masih menjadi incaran sehingga membuat laju dolar Amerika tertekan."

    Baca: Rupiah Ditutup Menguat 6 Poin ke Rp 13.275

    Di perdagangan kemarin, Rupiah dibuka melemah 0,11 persen ke Rp 13.296 per dolar Amerika. Rupiah berhasil ditutup menguat meski tipis.

    Rupiah naik 0,05 persen ke 13.275 per dolar AS. Penguatan Rupiah kemarin terjadi saat laju dolar Amerika melemah. Rupiah bergerak di kisaran Rp 13.270 – Rp 13.305 per dolar Amerika.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.