Proyek Tol Pandaan-Malang Dapat Kredit Sindikasi Rp 1,35 T  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga Tbk, melalui kelompok usahanya PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM), memperoleh pembiayaan kredit sindikasi dari Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp 1,35 triliun. Dana itu akan digunakan untuk dana talangan tanah proyek jalan tol Pandaan-Malang.

    “Konstruksi jalan tol Pandaan-Malang direncanakan mulai akhir tahun nanti dan beroperasi pada 2018,” ujar Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan Malang M. Agus Setiawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 3 November 2016.

    PT Jasa Marga Pandaan Malang merupakan perusahaan patungan PT Jasa Marga dengan PT Pembangunan Perumahan dan PT Sarana Multi Infrastruktur. Adapun Jasa Marga memiliki kepemilikan saham sebesar 60 persen, PT Pembangunan Perumahan 35 persen, dan PT Sarana Multi Infrastruktur 5 persen.

    Baca:
    PLN Minta Kejaksaan Kawal Proyek Listrik Mangkrak
    BUMD Jawa Timur Ingin Kelola Migas Blok Tuban
    Ini Resep Bisnis Jusuf Kalla untuk Dirgantara Indonesia

    Jalan tol Pandaan-Malang secara total memiliki panjang 37,62 kilometer. Agus mengatakan jalan tol ini memiliki peranan penting melancarkan arus transportasi yang dapat berdampak terhadap pertumbuhan sektor riil di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur.

    Jalan tol ini merupakan salah satu konsesi Jasa Marga tahun ini, selain proyek jalan tol Balikpapan-Samarinda, jalan tol Manado-Bitung, jalan tol Batang-Semarang, dan jalan tol Jakarta-Cikampek II.

    Hingga triwulan III tahun ini, Jasa Marga telah memiliki jalan tol yang beroperasi sepanjang 593 kilometer atau 61 persen dari panjang jalan tol yang beroperasi di Indonesia. Total konsesi jalan tol yang dimiliki saat ini sepanjang 1.260 kilometer.

    GHOIDA RAHMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?