Kembangkan Potensi Migas, ESDM Lelang 6 Wilayah Kerja Natuna

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pengecekan jaringan pipa minyak di kilang unit pengolahan (Refinery Unit) V, Balikpapan, Kalimantan Timur, 14 April 2016. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Petugas melakukan pengecekan jaringan pipa minyak di kilang unit pengolahan (Refinery Unit) V, Balikpapan, Kalimantan Timur, 14 April 2016. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menyiapkan pelelangan enam wilayah kerja (WK) di Natuna, Kepulauan Riau, untuk mengembangkan potensi minyak dan gas di kawasan tersebut.

    "Ada enam WK yang siap dilelang. Tahun 2016 ada empat (WK), tahun 2017 ada dua (WK) sehingga ada enam WK baru di Kawasan Natuna," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja pada konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 22 Juli 2016.

    Wiratmaja mengatakan empat WK yang akan dilelang tahun ini adalah East Natuna, Bukit Barat, Dorang, dan Emas Putih, sedangkan dua WK yang akan dilelang tahun 2017 yaitu Durian dan South Tuna.

    Ia menjelaskan pemerintah sudah menyiapkan sejumlah program terobosan untuk percepatan pengembangan Natuna, salah satunya memberikan pemberian insentif fiskal (fiscal term) kepada operator migas di kawasan tersebut.

    "Beberapa WK yang sudah ada temuan perlu ada 'fiscal term' supaya ekonomis untuk dikembangkan. Untuk WK eksplorasi memerlukan tambahan waktu eksplorasi untuk melakukan pemboran," ujar Wiratmaja.

    Untuk WK East Natuna, ESDM telah menugaskan Pertamina, ExxonMobil dan PTT EP sebagai konsorsium pemegang participating interest kawasan tersebut untuk mempercepat kajian teknologi dan pemasaran sehingga kontrak bagi hasil (production sharing contract) bisa diselesaikan akhir 2017.

    Kawasan Natuna memiliki enam WK minyak dan gas yang melakukan eksploitasi, empat wilayah di antaranya sudah berproduksi.

    Total produksi gas dari kawasan Natuna mencapai 490,3 MMSCFD dengan total produksi minyak dan kondensat sebesar 25.113 BOPD.

    Sementara itu, total cadangan gas sebesar 4 TSCF dan total minyak dan kondensat sebanyak 201,401 MMSTB.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.