Investor AS Berharap Paket Kebijakan Ekonomi Segera Diimplementasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ki-Ka: Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala BKPM, Franky Sibarani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi X di Kantor Presiden, Jakarta, 11 Februari 2016. Sementara itu, sebanyak 29 bidang usaha terbuka untuk asing dan dikeluarkan dari DNI. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Ki-Ka: Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala BKPM, Franky Sibarani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi X di Kantor Presiden, Jakarta, 11 Februari 2016. Sementara itu, sebanyak 29 bidang usaha terbuka untuk asing dan dikeluarkan dari DNI. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.COJakarta - Pelaku usaha asal Amerika Serikat mengapresiasi paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan investasi di Indonesia. 

    "Mereka sangat menantikan implementasinya," kata Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo secara tertulis pada Sabtu, 16 April 2016.

    Iman mengatakan Amerika sangat berharap dalam waktu dekat pemerintah Indonesia segera menerapkan kebijakan tersebut. Harapan itu disampaikan investor saat mengikuti Indonesia-US Trade and Investment Framework Arrangement Trade and Investment Council (TIFA-TIC) di Yogyakarta.

    Kesebelas paket itu diharapkan mampu memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Iman pun mengapresiasi dukungan Amerika. Dia juga ingin meningkatkan neraca perdagangan antara Indonesia dan Amerika.

    Tahun lalu, neraca perdagangan antara Amerika dan Indonesia surplus US$ 8,65 miliar. Tapi, secara keseluruhan, total nilai perdagangan Indonesia dengan Amerika selama 5 tahun pada periode 2011-2015 menunjukkan tren penurunan sebesar 0,33 persen. Tahun lalu total nilai perdagangan Indonesia-Amerika sebesar US$ 23,83 miliar atau menurun 3,51 persen dibanding pada 2014 sebesar US$ 24,76 miliar. 

    Adapun nilai ekspor Indonesia ke Amerika pada 2015 tercatat sebesar US$ 16,24 miliar dengan nilai impor pada periode yang sama US$ 7,59 miliar. Dengan demikian, Indonesia surplus US$ 8,65 miliar pada 2015. Sedangkan neraca perdagangan Indonesia terhadap Amerika pada periode Januari 2016 telah mencapai surplus US$ 773,82 juta.

    AVIT HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.