PLN Sumut Tambah Pasokan Listrik Hingga 450 MW

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas PLN memutus kabel ilegal saat melakukan penertiban listrik liar di kawasan Cikini, 2 Maret 2016. Rencananya, PLN akan melakukan penertiban dan pemanfaatan tiang listrik milik PLN dengan cara membongkar /memutus kabel, di tiang-tiang yang bukan milik PLN. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Petugas PLN memutus kabel ilegal saat melakukan penertiban listrik liar di kawasan Cikini, 2 Maret 2016. Rencananya, PLN akan melakukan penertiban dan pemanfaatan tiang listrik milik PLN dengan cara membongkar /memutus kabel, di tiang-tiang yang bukan milik PLN. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pembangkit Listrik Negara (PLN) Sumatra Utara siap menambah pasokan listrik hingga 450 megawatt (MW).

    Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Sumut Mustafrizal menjelaskan upaya yang dilakukan yang dengan menyewa kapal listrik yang didatangkan dari Turki dan membangun tiga pembangkit listrik baru.

    "Total pasokan listrik mencapai 450 WM, tetapi itu tidak menentukan Sumut suplus karena baru-baru ada permintaan tambahan 400 MW dari pelanggan baru," ucapnya saat dihubungi Bisnis, Jumat (18 Maret 2016).

    Untuk kapal listrik, katanya, saat akan memiliki kapasitas hingga 240 MW. Saat ini, PLN Sumut sedang melakukan survei untuk melabuhkan kapal secara permanen di Pelabuhan Belawan dan direncakana akan membangun transmisi listrik di kapal. Dia mengungkapkan persero sedang mencari posisi strategis yang tidak akan menggangu lalu lintas kapal.

    Sementara itu, perencanaan tiga pembangkit baru yakni PLTA Asahan 3 berkapasitas 100 MW yang masih dalam proses pembebasan lahan, PLTG Lhokseumawe 80 MW dan PLTP Sarulla, Sibolga mencapai 2x15 MW.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.