Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ruang Kolaborasi Berwujud Kafe di Tepi Ibu Kota

image-gnews
Studio rekaman tempat Ivan Gojaya memproduksi musik di Roemah Iponk, Karawaci, Tangerang, 13 Desember 2022. TEMPO/Vania Novie Andini
Studio rekaman tempat Ivan Gojaya memproduksi musik di Roemah Iponk, Karawaci, Tangerang, 13 Desember 2022. TEMPO/Vania Novie Andini
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Papan hitam bertuliskan Roemah Iponk terpajang mencolok di deretan rumah toko sepanjang kawasan Little Asia, Jalan Permata Sari Utara, Kabupaten Tangerang. Bangunan kafe tiga lantai yang berhimpitan dengan ruko lain itu milik Ivan Gojaya. Namanya tak asing lagi di industri musik. Dia produser sekaligus komposer film.

Di bangunan itu, Ivan menyulap ruangan demi ruangan menjadi kafe dengan suasana rumahan sekaligus ruang dengar dan ruang bermusik. Kafenya adalah tempat berkumpul seniman—atau siapa pun yang menggemari musik.

Nama Roemah Iponk diambil dari sapaan karibnya. Iponk, panggilan Ivan, menata bagian depan kafenya dengan beberapa pot tanaman hijau serta sangkar burung yang menggantung tepat di samping pintu masuk. Pemandangan ini bak teras rumah.

Sesuai dengan julukannya, Roemah Iponk menjadi tempat bagi Ipoenk menjalankan bisnis dan pekerjaannya sekaligus. Di lantai satu, kedai kopi itu menjadi titik kumpul para tamu untuk bercengkerama. Beberapa pigura melekat pada dinding dengan ornamen batu bata. Pencahayaan berwarna kuning memberi kesan hangat dan nyaman.

Sementara itu, lantai dua dipakai sebagai studio rekaman sekaligus tempat Ipoenk bekerja. Ruangan kedap suara yang bersisihan dengan control room tersebut juga memiliki konsep senada dengan lantai satu. Persis di antara sekat yang membagi ruangan, sejumlah bingkai foto mengabadikan momen Iponk dan Agustin Oendari (istrinya) berpose Bersama nama musikus-musikus. Di ruang inilah Iponk bersama Istrinya, yang juga seorang musikus, bercerita tentang perjalanan mereka dalam mengembangkan Roemah Iponk.

Sebelum menempati ruko tersebut, Iponk mengaku sempat menjadikan garasi rumah miliknya sebagai studio band pada 2009. Dia, yang saat itu mengambil kuliah jurusan sound design, mulai mengeksplorasi keterampilannya di sana dengan alat musik bekas hingga akhirnya bisa membuka servis rekaman.

“Waktu itu tempatnya belum disini, sebetulnya di garasi rumah. Kita kumpulin alat-alat musik second dari Kaskus yang murah-murah, akhirnya terbentuklah Roemah Iponk Studio,” katanya.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kontroversi Sastra Masuk Kurikulum

1 hari lalu

Kontroversi Sastra Masuk Kurikulum

Program Sastra Masuk Kurikulum besutan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi memicu perbincangan panas.


Mengenal Pemutar Musik Winamp

6 hari lalu

Winamp. gamingph.com
Mengenal Pemutar Musik Winamp

Aplikasi pemutar musik Winamp belakangan disoroti di media sosial, nostalgia bagi para penggunanya


Musik Iwan Fals Digemari Lintas Generasi

8 hari lalu

Musik Iwan Fals mampu masuk ke seluruh kalangan usia, dari generasi lama hingga kini.
Musik Iwan Fals Digemari Lintas Generasi

Musik Iwan Fals mampu masuk ke seluruh kalangan usia, dari generasi lama hingga kini.


Morrissey akan Kembali Naik Panggung Konser, Mengenal Mantan Anggota The Smiths

11 hari lalu

Musisi asal Inggris Morrissey yang memiliki nama lengkap Steven Patrick Morrissey tampil menghibur penggemarnya dalam konser bertajuk Morrissey di GBK Sports Complex Senayan Jakarta, 12 Oktober 2016. TEMPO/Nurdiansah
Morrissey akan Kembali Naik Panggung Konser, Mengenal Mantan Anggota The Smiths

Morrissey akan kembali mengadakan konser di House of Blues, Las Vegas pada 26 Juli dan 27 Juli 2024


Momen Konser Kolaborasi Angkatan Darat Inggris dengan Yogyakarta Royal Orchestra

13 hari lalu

Band Angkatan Darat Inggris, The Colchester berkolaborasi dengan kelompok orkestra Yogyakarta Royal Orchestra (YRO) konser mini, di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa, 4 Juni 2024 sore. (Dok.istimewa)
Momen Konser Kolaborasi Angkatan Darat Inggris dengan Yogyakarta Royal Orchestra

Kelompok band Angkatan Darat Inggris, The Colchester berkolaborasi denganYogyakarta Royal Orchestra menggelar konser mini di Bangsal Kepatihan Yogyakarta Selasa 4 Juni 2024


Era 1990-an Lagu dan Suara Pance Pondaag Merajai Blantika Musik, Siapa Dia?

15 hari lalu

Pance Pondaag. Wikipedia
Era 1990-an Lagu dan Suara Pance Pondaag Merajai Blantika Musik, Siapa Dia?

Mengenang musisi Pance Pondaag yang meninggal 14 tahun lalu. Lagu dan suaranya merajai blantika musik Indonesia era 1990-an.


Jamu Masuk kafe

15 hari lalu

Jamu Masuk kafe

Sejumlah kafe jamu tumbuh di Jakarta. Mereka berfokus mempertahankan dan mengembangkan eksistensi jamu Nusantara.


Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram, Inovasi dan Pemaknaan Baru Gending Kerawitan Bali

16 hari lalu

Sesi diskusi Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram di Singaraja, Bali, Jumat, 31 Mei 2024. Dokumentasi: Wrdhi Cwaram
Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram, Inovasi dan Pemaknaan Baru Gending Kerawitan Bali

Festival Komponis Perempuan Wrdhi Cwaram selama tiga hari bertempat di Sasana Budaya, Singaraja, Bali, pada 31 Mei sampai 2 Juni 2024


Sejarah Pabrik Cerutu Taru Martani di Yogyakarta yang Bosnya Dilaporkan Sultan HB X karena Dugaan Korupsi

16 hari lalu

Pabrik cerutu Taru Martani di Yogyakarta. Tempo/Pribadi Wicaksono
Sejarah Pabrik Cerutu Taru Martani di Yogyakarta yang Bosnya Dilaporkan Sultan HB X karena Dugaan Korupsi

Kaum muda lebih mengenal Taru Martani sebagai salah satu kafe estetik di sudut Kota Yogyakarta.


Kemendikbudristek Minta Publik Tidak Sebarluaskan Rekomendasi Buku Sastra, Ini Alasannya

16 hari lalu

Anindito Aditomo, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbud RI, saat menyampaikan sambutannya dalam agenda perilisan Peraturan Mendikbudristek tentang Kurikulum pada Jenjang PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, di Gedung Kemdikbud, Jakarta Selatan, pada Rabu, 27 Maret 2024. TEMPO/Adinda Jasmine
Kemendikbudristek Minta Publik Tidak Sebarluaskan Rekomendasi Buku Sastra, Ini Alasannya

Kemendikbudristek sedang mengkaji ulang dan mengevaluasi daftar karya sastra serta mencabut buku "Panduan Rekomendasi Buku Sastra" karena dikritik berbagai pihak.