Perajin Tahu Menjerit Harga Kedelai Naik: Hanya Bisa Bertahan Hidup

Suasana pabrik tahu tempe saat perajin menghentikan produksi di Sentra Industri Tahu dan Tempe di Karamatwatu, Serang, Banten, Senin, 21 Februari 2022. Aksi mogok produksi ini sebagai bentuk protes atas kenaikan harga kedelai yang saat ini mencapai Rp12.000 per kilogram. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah perajin tahu di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengeluh akan tingginya harga kedelai. Harga bahan baku tersebut melonjak lebih dari 100 persen sejak tiga bulan lalu.

"Kita hingga kini hanya bisa bertahan hidup saja sejak tiga bulan harga kedelai melonjak dari Rp 300 ribu menjadi Rp 620 ribu per 50 kilogram," kata Madsoleh, 55 tahun,  perajin tahu di Kampung Muara Kebon Kelapa, Senin, 16 Mei 2022.

Perajin tahu, kata dia, sangat terpukul dengan kenaikan harga kedelai. Bahkan kondisi ini membuat beberapa perajin gulung tikar.

Dia berharap pemerintah segera menyalurkan subsidi sehingga dapat mengurangi beban biaya produksi. "Kami minta kedelai disubsidi dan kembali ke harga normal Rp 300 ribu," kata Madsoleh.

Madsoleh menuturkan perajin tahu telah membantu program pemerintah dalam penyerapan tenaga pekerjaan. Ia mencontohkan bisnis rumahannya yang mempekerjakan sepuluh orang karyawan.  

Adapun Madsoleh mampu memproduksi tahu sebanyak 100 kilogram per hari.Dari 100 kilogram kedelai, ia dapat menghasilkan produksi 30 cetakan tahu dengan total keuntungan bersih Rp 250 ribu .

Namun ia menyebut tak setiap hari untung. “Terkadang harus menombok membeli bahan bakar kayu, " katanya.

Perarajin tahu lainnya, Sudrajat, 55 tahun, juga kesulitan akibat harga kedelai yang melonjak. Saat ini, ia mensiasati produksi tahu dengan memperkecil ukuran agar usahanya bertahan.

"Sejak kenaikan kedelai itu biaya produksi cukup tinggi dan berdampak terhadap keuntungan, " katanya.

Februari lalu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan pihaknya akan segera mengumumkan harga wajar tahu dan tempe di pasaran. Dia mengklaim pihaknya sudah menjembatani antara importir dan perajin untuk mendiskusikan terkait kenaikan harga kedelai.

Lutfi mengatakan, harga impor kedelai kala itu US$ 15,86 per bushel atau lebih rendah dari harga pada Mei 2021 sebesar US$ 16 per bushel. “Jadi kita sudah melewati itu, saya sudah menjembatani antara importir dan perajin di pasar dan akan mengumumkan kepada mereka harga wajar tahu dan tempe itu berapa,” kata Lutfi dalam video unggahan, 22 Februari 2022.

Dalam video yang sama, Lutfi juga memaparkan biang keladi kenaikan harga kedelai. Ia menyatakan, pasokan kacang kedelai Indonesia bergantung pada pasar internasional. Pada 2021, impor kedelai mencapai 2,5 juta ton.

Sedangkan produksi kedelai di dalam negeri tidak melebihi 300 ribu ton pada tahun lalu. “Kita ini bergantung pada pasar internasional. Sekarang ini sedang mengalami kejadian-kejadian yang pertama harga tinggi sekali disebabkan urea sudah naik 223 persen di pasar internasional dalam 15 bulan terakhir,” ujar Lutfi.

ANTARA | M. FAIZ ZAKI

Baca juga: Harga Kedelai Naik, Mendag Lutfi Segera Umumkan Harga Wajar Tahu dan Tempe

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Mendag Zulhas Ajak Waralaba Lokal untuk Go Internasional Melalui FLEI EXPO XIX 2022

4 hari lalu

Mendag Zulhas Ajak Waralaba Lokal untuk Go Internasional Melalui FLEI EXPO XIX 2022

Resmi dibuka pada Jumat, 18 November 2022, FLEI EXPO Edisi ke-19 dihadiri langsung oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan juga beberapa perwakilan dari instansi Kementerian hingga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


Harga Kedelai Masih Tinggi, Perajin Tahu Tempe Kurangi Produksi hingga 50 Persen

19 hari lalu

Harga Kedelai Masih Tinggi, Perajin Tahu Tempe Kurangi Produksi hingga 50 Persen

Kelangkaan kedelai mulai dirasakan dampaknya oleh para perajin tahu tempe. Harga kedelai pun masih tetap tinggi.


Harga Kedelai Masih Mahal, Subsidi Akan Ditambah jadi Rp 3.000 per Kilogram

20 hari lalu

Harga Kedelai Masih Mahal, Subsidi Akan Ditambah jadi Rp 3.000 per Kilogram

Pemerintah akan menambah subsidi kedelai untuk perajin tahu dan tempe menjadi Rp 3.000 per kilogram, dari semula Rp 1.000 per kilogram.


Harga Kedelai Meroket, Pemerintah Akan Tambah Impor 300 Ribu Ton dari AS

20 hari lalu

Harga Kedelai Meroket, Pemerintah Akan Tambah Impor 300 Ribu Ton dari AS

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengaku harga sebagian besar bahan pokok saat ini relatif stabil kecuali kedelai. Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional mencatat harga kedelai saat ini pun mencapai Rp 14.510 per kilogram.


Mendag: Harga Kedelai Naik karena RI Masih Impor dari Amerika Serikat

21 hari lalu

Mendag: Harga Kedelai Naik karena RI Masih Impor dari Amerika Serikat

Kemendag meminta Perum Bulog untuk segera mengimpor kedelai agar pasokan dalam negeri bertambah. Dengan begitu, harga kedelai bisa stabil.


Mendag Bahas Permintaan Pengusaha soal Kenaikan Subsidi Kedelai hingga Rp 3.000

28 hari lalu

Mendag Bahas Permintaan Pengusaha soal Kenaikan Subsidi Kedelai hingga Rp 3.000

Dengan harga kedelai saat ini, pengusaha mengusulkan subsidi naik Rp 2.000-3.000 per kilogram.


4 Fakta Melorotnya Cadangan Beras di Perum Bulog

28 hari lalu

4 Fakta Melorotnya Cadangan Beras di Perum Bulog

Target cadangan beras pemerintah sebesar 1,2 juta ton pada Desember 2022 diperkirakan tak bisa tercapai.


Pemkot Bandung Minta Perajin Tahu Tempe Tak Mogok Produksi: Sudah Dapat Subsidi

30 hari lalu

Pemkot Bandung Minta Perajin Tahu Tempe Tak Mogok Produksi: Sudah Dapat Subsidi

Bulog, kata Elly, memberikan subsidi pembelian bahan baku kacang kedelai tanpa membatasi jumlahnya kepada perajin tahu tempe.


Faisal Basri Nilai Larangan Ekspor CPO adalah Kebijakan Terburuk Sepanjang Masa

38 hari lalu

Faisal Basri Nilai Larangan Ekspor CPO adalah Kebijakan Terburuk Sepanjang Masa

Faisal Basri menjadi salah satu saksi ahli penggugat dalam sidang gugatan terhadap Jokowi dan mantan Menteri Perdagangan (Mendag).


Terkini: Impor Turun Tertekan Nilai Tukar, Alasan IKN Dibangun Pakai APBN

39 hari lalu

Terkini: Impor Turun Tertekan Nilai Tukar, Alasan IKN Dibangun Pakai APBN

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melihat penurunan nilai impor terjadi karena tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar.