BMKG Tetapkan Status Siaga Banjir Bandang di Seluruh Provinsi di Pulau Jawa

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mendorong sepeda motor menerobos banjir yang menggenangi jalan raya Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 16 Februari 2021. Curah hujan yang tinggi sejak Senin (15/2) malam mengakibatkan banjir yang merendam jalan raya Porong sehingga mengganggu kelancaran transportasi umum. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

    Pengendara mendorong sepeda motor menerobos banjir yang menggenangi jalan raya Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa 16 Februari 2021. Curah hujan yang tinggi sejak Senin (15/2) malam mengakibatkan banjir yang merendam jalan raya Porong sehingga mengganggu kelancaran transportasi umum. ANTARA FOTO/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menetapkan status siaga potensi banjir dan banjir bandang di seluruh provinsi di Pulau Jawa. Penetapan status tersebut setelah sebelumnya memperkirakan adanya hujan lebat pada 18-19 Februari di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur.

    Deputi Meteorologi BMKG Guswanto menyatakan sejumlah daerah lainnya berstatus waspada. Beberapa daerah yang dimaksud meliputi Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

    Adapun status waspada banjir juga diprakirakan di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Papua.

    Analisis BMKG sebelumnya menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia. Hal ini disebabkan oleh monsun Asia yang masih mendominasi wilayah Indonesia dan diperkuat oleh aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin di sebagian wilayah Indonesia.

    Tak hanya itu, BMKG melihat adanya pusat tekanan rendah di wilayah utara Indonesia dan di Australia bagian utara dapat mempengaruhi pola arah dan kecepatan angin. Akibatnya, potensi pertumbuhan awan hujan meningkat di sekitar wilayah Indonesia.

    Berdasarkan analisis tersebut, BMKG memperkirakan potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga 21 Februari 2021 yaitu di Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur.

    Selain itu, BMKG memprediksi hujan lebat berpotensi terjadi di Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

    BISNIS

    Baca: Banjir di Semarang Diduga Akibat Hujan Ekstrem Siklus 50 Tahunan, Apa Kata BMKG?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.