Gantikan Erick Thohir, Arief Yahya Jadi Dirut Perusahaan Induk ANTV

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusbandio berkeliling di kantor Kementerian Pariwisata pada Rabu, 23 Oktober 2019. Wishnutama didampingi menteri sebelumnya, Arief Yahya. Foto: Dokumentasi Kementerian Pariwisata

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusbandio berkeliling di kantor Kementerian Pariwisata pada Rabu, 23 Oktober 2019. Wishnutama didampingi menteri sebelumnya, Arief Yahya. Foto: Dokumentasi Kementerian Pariwisata

    TEMPO.CO, Jakarta – Mantan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, diangkat menjadi Direktur Utama PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) atau induk perusahaan ANTV milik grup Bakrie. Pengangkatan tersebut diumumkan dalam rapat umum pemegang saham atau RUPS pada 19 Agustus 2020.

    “Benar diangkat Dirut MDIA, induk perusahaan ANTV,” kata Arief saat dikonfirmasi Tempo, Jumat, 21 Agustus 2020.

    Sebelumnya, posisi Dirut MDIA diduduki oleh Erick Thohir. Erick resmi mengundurkan diri pada Oktober lalu setelah diangkat menjadi Menteri BUMN oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

    Di masa kepemimpinannya, Arief menjelaskan, MDIA akan fokus terhadap perluasan market penonton, pertumbuhan pendapatan, dan pengendalian biaya yang ketat. “Agar tetap kompetitif,” katanya.

    Arief juga akan melakukan transformasi digital dalam pengelolaan bisnis manajemen. Di samping itu, dia berencana meningkatkan kreativitas konten dan distribusinya.

    Arief Yahya adalah Menteri Pariwisata era Kabinet Indonesia Kerja periode 2014-2019. Sebelum menjabat sebagai menteri, ia merupakan Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk.

    Baca juga: Dorong Pariwisata, Arief Yahya Usulkan KEK di Provinsi Gorontalo

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.