Hingga H+6, Arus Balik Lebaran 2020 Turun 69,32 Persen

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas gabungan mengarahkan kendaraan sebelum pemeriksaan kelengkapan surat tugas atau surat izin keluar masuk (SIKM) saat penyekatan arus balik menuju Kota Bandung di pintu tol Buah Batu, Bandung, Jawa Barat, Kamis 28 Mei 2020. Penyekatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pendatang dari luar Kota Bandung guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Petugas gabungan mengarahkan kendaraan sebelum pemeriksaan kelengkapan surat tugas atau surat izin keluar masuk (SIKM) saat penyekatan arus balik menuju Kota Bandung di pintu tol Buah Batu, Bandung, Jawa Barat, Kamis 28 Mei 2020. Penyekatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pendatang dari luar Kota Bandung guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan bahwa volume kendaraan pada arus balik Lebaran 2020 ini turun 69,32 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sejak pada 25-31 Mei 2020, perseroan mencatat total 422.724 kendaraan menuju Jakarta melalui arah timur, barat dan aselatan.

    "Volume lalu lintas yang menuju Jakarta ini turun 69,32 persen, dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019," ujar Heru dalam keterangan tertulis, Senin, 1 Juli 2020. Adapun distribusi lalu lintas menuju Jakarta sebesar 35,2 persen dari arah timur, 33,0 persen dari arah barat dan 31,8 persen dari arah selatan.

    Rinciannya, lalin menuju Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

    Adapun distribusinya ada 87.971 kendaraan menuju Jakarta dari GT Cikampek Utama 2, turun sebesar 83,29 persen dari Lebaran tahun 2019. Sementara, di GT Kalihurip Utama 2, sejumlah 60.951 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 81,01 persen dari Lebaran tahun 2019. Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, turun sebesar 82,43 persen dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019.

    Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 139.438 kendaraan, turun sebesar 56,78 persen dari Lebaran tahun 2019. Sementara itu, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebesar 134.364 kendaraan, turun sebesar 35,37 persen dari Lebaran tahun 2019.

    Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk tidak mudik maupun berwisata di Lebaran 2020. Selain itu, pengguna jalan harus menjaga jarak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.