Penumpang Tak Paham Syarat Terbang, Lion Air Setop Operasi Lagi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa kelengkapan dokumen calon penumpang pesawat. Foto: Lion Air Grup

    Petugas memeriksa kelengkapan dokumen calon penumpang pesawat. Foto: Lion Air Grup

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai  Lion Air Group memutuskan menghentikan penerbangan rute domestiknya untuk sementara waktu, terhitung mulai 27 Mei hingga 31 Mei 2020. Kebijakan tersebut mengacu pada hasil evaluasi maskapai setelah penerbangan khusus di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dibuka.

    Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, keputusan menghentikan sementara penerbangan karena berdasarkan evaluasi, banyak penumpang yang tidak memahami syarat yang harus dipenuhi agar mereka dapat terbang. Syarat ini seperti yang ditetapkan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

    "Banyak calon penumpang tidak bisa terbang dan harus kembali dengan segala biaya yang telah dikeluarkan hanya karena ketidaktahuan atau ketidakpahaman atas ketentuan yang harus dipenuhi," ujar Danang, Rabu, 27 Mei 2020.

    Danang pun berkesimpulan bahwa masyarakat masih butuh waktu untuk memahami ketentuan yang disyaratkan pemerintah saat akan melakoni perjalanan khusus. Selain itu, calon penumpang juga memerlukan waktu untuk melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan.

    Selama operasional maskapai dihentikan, Danang menerangkan perseroannya akan lebih dulu melakukan sosialisasi yang intensif kepada masyarakat. Sosialisasi ini dilakukan melalui pengumuman di website dan kantor-kantor cabang.

    Danang memastikan, perusahaan akan memfasilitasi pengembalian biaya tiket tanpa potongan atau perubahan jadwal yang diinginkan penumpang karena kebijakan ini. Proses pengembalian tiket bisa dilakukan melalui kantor pusat dan kantor cabang Lion Air Group. Bisa juga menghubungi customer service perusahaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.