Arus Balik, Kemenhub Pantau Lalu Lintas Gerbang Tol Arah Jakarta

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menghentikan kendaraan luar kota yang baru keluar gerbang tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, 20 Mei 2020. Polisi berjaga untuk menghalau pemudik pada H-4 Lebaran di tengah larangan mudik untuk mencegah penyebaran virus Corona. TEMPO/Prima Mulia

    Polisi menghentikan kendaraan luar kota yang baru keluar gerbang tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, 20 Mei 2020. Polisi berjaga untuk menghalau pemudik pada H-4 Lebaran di tengah larangan mudik untuk mencegah penyebaran virus Corona. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus balik Lebaran 2020, Direktorat Jenderal Hubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memantau kepadatan lalu lintas di Gerbang Tol Cikupa ke arah Jakarta. 

    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menjelaskan pada masa H+4 Lebaran, terdapat kenaikan jumlah kendaraan dari para pekerja komuter di sekitar Banten dan Jakarta.

    Pantauan yang dilakukannya juga untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas yang masuk ke Jakarta pasca masa Lebaran.

    “Kalau hari ini di Gerbang Tol Cikupa berdasarkan pihak operator jalan tol ada kenaikan hari ini. Namun, pergerakannya lebih ke masyarakat komuter. Jadi, masyarakat yang dari Jakarta kerjanya di sekitar Serang, Banten dan akan kembali,” katanya dalam keterangan resminya yang dikutip pada Sabtu 30 Mei 2020.

    Menurut Budi jumlah masyarakat yang akan balik dari mudik lebaran tidak sebanyak dari perkiraan awal. Dia menegaskan bahwa masyarakat yang berasal dari Sumatera sudah dilakukan pencegatan dan pemeriksaan dari Bakauheni.

    “Banyak yang sudah dikeluarkan, tetapi kami akan tetap memantau potensi kenaikan mulai Sabtu sampai Senin. Dalam rentang waktu 3 hari ke depan, yang akan balik mungkin ada juga,” tambahnya.

    Dengan dilakukannya penyekatan terhadap kendaraan yang dilakukan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur diharapkan mampu mengurangi volume kendaraan hingga check point yang berbatasan dengan Jakarta.

    Sementara itu, sesuai arahan Menteri Perhubungan, Budi mengungkapkan pihaknya telah melakukan antisipasi mulai hari Sabtu sampai dengan Senin terhadap kemungkinan peningkatan jumlah kendaraan.

    “Untuk kendaraan putar balik hari ini tidak terlalu banyak seperti sebelumnya. Jadi, saat ini pergerakan masyarakat dikarenakan untuk melakukan kegiatan ekonomi atau karena pekerjaan di sekitar dua provinsi, Banten dan Jakarta ini,” kata dia.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.