Kapal Cantrang Diizinkan Melaut, Ini Alasan Susi Dulu Melarang

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat konferensi pers mengenai cantrang di kantor KKP, Jakarta, 18 Januari 2018. TEMPO/Naufal Dwihimawan Adjiditho

Tempo.Co, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengizinkan 30 kapal dengan alat tangkap cantrang beroperasi di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Laut Natuna Utara. Kapal-kapal tersebut merupakan pemegang Surat Keterangan Melaut (SKM) asal Jawa Tengah.

"Dengan kondisi khusus kedaulatan, kami berikan untuk masuk ke ZEE Natuna Utara," kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar kepada Tempo, Senin 17 Februari 2020.

Zulficar menyatakan pemberian izin operasi kapal cantrang ini dipicu insiden pada pertengahan Desember 2019 lalu. Sekitar 50 perahu nelayan Cina yang dikawal kapal penjaga (coastguard) masuk ke perairan Natuna pada pertengahan Desember 2019. Untuk itu, pemerintah “melawannya” dengan mengirim nelayan Jawa ke Natuna.

Adapun larangan penggunaan cantrang terbit di masa Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya, Susi Pudjiastuti. Larangan ini dimuat dalam Peraturan Menteri Nomor 71 Tahun 2016 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. 

Lalu apa alasan Susi dulunya melarang cantrang?

Salah satu alasannya adalah karena cantrang merusak ekosistem di laut. Susi mengatakan cantrang biasanya memiliki panjang tali sampai 6 kilometer dengan diameter tali sebesar lengan orang dewasa.

"Sekarang kita bayangkan 6 km tali besarnya seperti lengan kita, dengan laut Jawa yang kedalamanya cuma 60 meter, sampai nggak ke dasar, sampai nggak itu? Sama to? Nggaruk dasarnya," kata Susi pada Januari 2018.

Setelah melarang penggunaan cantrang, sejumlah nelayan pun protes. Akibatnya, Susi melakukan diskresi dan mengizinkan nelayan di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur menggunakan cantrang dengan syarat tertentu.

Saat itu, Susi juga mengumumkan perpanjangan penggunaan cantrang di enam wilayah, yakni Batang, Kota Tegal, Rembang, Pati, Juwana, dan Lamongan dengan beberapa persyaratan, di antaranya izin penggunaan cantrang diberikan selama masa peralihan, nelayan tidak melaut keluar dari pantai utara Pulau Jawa, tidak menambah kapal, dan harus melakukan pengukuran ulang kapal yang digunakan untuk melaut.

Pemberian diskresi itu dilakukan melalui surat Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/MEN-KP/1/2018 tertanggal 12 Januari 2018. Diskresi inilah salah satunya yang digunakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan saat ini, di bawah Menteri Edhy Prabowo, mengizinkan cantrang bagi 30 kapal tersebut.






Tenggelamkan! dan 5 Pernyataan Terviral Susi Pudjiastuti Saat Menjabat Menteri

17 hari lalu

Tenggelamkan! dan 5 Pernyataan Terviral Susi Pudjiastuti Saat Menjabat Menteri

Kala menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja 2014-2019 Susi Pudjiastuti kerap melontarkan kalimat kontroversial, terviral Tenggelamkan!


Susi Pudjiastuti Genap Berusia 58 Tahun, Kabar Terkininya?

17 hari lalu

Susi Pudjiastuti Genap Berusia 58 Tahun, Kabar Terkininya?

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, kelahiran 15 Januari 1965, ini kini aktif sebagai Ketua Pandu Laut Nusantara.


Susi Air Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate dan Profesional, Catat Jadwal Wawancaranya

25 hari lalu

Susi Air Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate dan Profesional, Catat Jadwal Wawancaranya

Perusahaan maskapai penerbangan Susi Air membuka lowongan untuk fresh graduate dan profesional. Apa saja posisinya?


Susi Pudjiastuti Ikut Tanggapi Pernyataan Luhut Soal OTT KPK Jelek, Berikan 10 Tanda Tanya

30 hari lalu

Susi Pudjiastuti Ikut Tanggapi Pernyataan Luhut Soal OTT KPK Jelek, Berikan 10 Tanda Tanya

Pernyataan Luhut soal OTT KPK bikin citra Indonesia jelek tuai respons dari sejumlah pihak. Eks Menteri KKP Susi Pudjiastuti pun turut berkomentar.


Kapal Illegal Fishing Tak Lagi Ditenggelamkan, KKP: Dimanfaatkan Nelayan

37 hari lalu

Kapal Illegal Fishing Tak Lagi Ditenggelamkan, KKP: Dimanfaatkan Nelayan

Menurut laporan KKP per 16 Desember 2022, terdapat total 97 kapal illegal fishing yang berhasil ditangkap.


Susi Air Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA dan SMK, Simak Kualifikasinya

41 hari lalu

Susi Air Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA dan SMK, Simak Kualifikasinya

Walk in interview Susi Air bakal berlangsung di Susi Air Head Office, Pangandaran.


Pangkat Letkol Trituler Dipersoalkan, Deddy Corbuzier Janji Tak akan Ambil Gajinya

49 hari lalu

Pangkat Letkol Trituler Dipersoalkan, Deddy Corbuzier Janji Tak akan Ambil Gajinya

Deddy Corbuzier akhirnya menanggapi sentilan berbagai pihak yang mempertanyakan pemberian pangkat letkol tituler dari Kementerian Pertahanan.


Gaya Busana Puput Nastiti Devi hingga Nagita Slavina di Tasyakuran Pernikahan Kaesang dan Erina

52 hari lalu

Gaya Busana Puput Nastiti Devi hingga Nagita Slavina di Tasyakuran Pernikahan Kaesang dan Erina

Dari Pupus Nastiti Devi, Nagita Slavina hingga Susi Pudjiastuti menghadiri acara Tasyakuran Pernikahan Kaesang dan Erina hari ini


Susi Pudjiastuti Doakan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Beri Banyak Cucu untuk Jokowi

52 hari lalu

Susi Pudjiastuti Doakan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Beri Banyak Cucu untuk Jokowi

Susi Pudjiastuti mendoakan Kaesang dan Erina agar menjadi keluarga bahagia, serta dapat memberikan cucu yang banyak untuk Jokowi.


Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

30 November 2022

Rencana Pembagian Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti: Tolong untuk Bangun Sekolah

Lewat cuitannya, Susi Pudjiastuti berpendapat dana itu bakal lebih baik jika digunakan untuk membangun 30 gedung sekolah.