Tempo Hargai Laporan Kementerian Pertanian ke Dewan Pers

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Ki-ka) Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hedriadi, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian Justan Riduan Siahaan, Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian Kuntoro Boga saat konferensi pers di Dewan Pers,Jakarta, Senin, 9 September 2019. TEMPO/EKO WAHYUDI

    (Ki-ka) Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hedriadi, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian Justan Riduan Siahaan, Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian Kuntoro Boga saat konferensi pers di Dewan Pers,Jakarta, Senin, 9 September 2019. TEMPO/EKO WAHYUDI

    TEMPO.CO, Jakarta - Redaktur Pelaksana Majalah TEMPO Bagja Hidayat menyambut baik laporan Kementerian Pertanian ke Dewan Pers terkait laporan investigasi Majalah TEMPO edisi 9-15 September 2019 berjudul "Gula-Gula Dua Saudara".

    "Saya menghargai pelaporan itu," ucapnya ketika dihubungi, Senin, 9 September 2019.

    Para pejabat Kementerian Pertanian hari ini datang ke Dewan Pers guna mengadukan laporan investigasi Majalah TEMPO edisi 9-15 September 2019 berjudul "Gula-Gula Dua Saudara". Berita TEMPO itu dianggap menyudutkan dan merugikan Kementerian Pertanian. 

    Menanggapi pelaporan tersebut, Bagja mengatakan jalan yang ditempuh narasumber yang merasa tidak puas terhadap karya jurnalistik, memang seharusnya melalui Dewan Pers. Menurut dia, sebelum melayangkan laporan ke Dewan Pers, narasumber sebaiknya mengirimkan surat keberatan kepada media yang bersangkutan untuk meminta hak jawab atas sebuah pemberitaan.

    "Memang demikian seharusnya menurut Undang-undang Pers, kalau ada narasumber yang tidak puas terhadap pemberitaan memang harus ke Dewan Pers. Tapi mestinya harus mengirimkan surat keberatan ke redaksi dengan mengirimkan hak jawab," ujarnya.

    Bagja mengatakan, hingga Senin pukul 13.30 WIB dia belum menerima surat keberatan dari Kementerian Pertanian tentang pemberitaan Majalah TEMPO. "Saya belum tahu suratnya belum nyangkut dari sekretariat. Sejauh ini saya belum menerima," kata dia.

    Dia menuturkan, baru mengetahui terkait laporan Kementerian Pertanian ke Dewan Pers terhadap Majalah TEMPO melalui portal berita yang banyak beredar. Menurutnya, edisi yang dikeluhkan Kementerian Pertanian pun baru beredar pagi ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.