Perang Dagang, 500 Orang Terkaya Kehilangan Duit Rp 1.638 T

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jeff Bezos (Youtube)

    Jeff Bezos (Youtube)

    TEMPO.CO, Jakarta - Meningkatnya tensi perang dagang Amerika Serikat vs Cina telah menimbulkan dampak ikutan ke banyak sektor. Salah satunya adalah anjloknya Bursa Saham Wall Sreet yang membuat Dow Jones Industrial Average turun 767 poin dan indeks S&P 500 jatuh hampir 3 persen.

    Akibat rontoknya Wall Street ini, sekitar 500 orang terkaya di dunia pun kehilangan duit total senilai US$ 117 miliar atau sekira Rp 1.638 triliun. Nilai ini tercatat sebagai penurunan satu hari terbesar oleh saham AS tahun ini. 

    Seperti dikutip Business Today, Rabu 7 Agustus 2019, orang terkaya di dunia yang juga pendiri Amazon Jeff Bezos kehilangan duit paling banyak yaitu sebanyak US$ 3,43 miliar atau sekitar Rp 48 triliun. Adapun CEO LVMH Bernard Arnault dari Perancis, yang kehilangan US$ 3,25 miliar atau sekitar Rp 45,5 triliun berada di urutan berikutnya.

    Tak pelak pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg juga kehilangan US$ 2,80 miliar (Rp 39,2 triliun). Juga Ketua Industri Reliance Mukesh Ambani, yang mengalami erosi uang senilai US$ 2,45 miliar atau Rp 34,3 triliun.

    Faktanya, sebanyak 21 miliarder kehilangan US$ 1 miliar atau lebih karena para investor bereaksi terhadap meningkatnya ketegangan perang dagang antara AS dan Cina. AS pekan lalu mengumumkan bahwa mereka akan mengenakan tarif 10 persen pada impor Cina senilai US$ 300 miliar mulai 1 September. Bahkan, Presiden AD Donald Trump mengatakan akan menaikkan bea lebih lanjut jika Presiden Cina Xi Jinping gagal bergerak lebih cepat menuju kesepakatan perdagangan.

    BUSINESS TODAY 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.