Tunggu Keputusan BI, Kurs Rupiah Kembali Melemah

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas money changer menghitung mata uang dolar. Rupiah semakin tertekan terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat, di level Rp14.060 per Dolar AS. Jakarta, 25 Agustus 2015. TEMPO/Subekti

    Petugas money changer menghitung mata uang dolar. Rupiah semakin tertekan terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat, di level Rp14.060 per Dolar AS. Jakarta, 25 Agustus 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp 13.976 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Kamis, 18 Juli 2019.

    Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp 13.976 per dolar AS tersebut melemah 27 poin. Pelemahan itu setara dengan 0,19 persen dari posisi kurs rupiah Rp 13.949 per dolar AS pada Rabu kemarin.

    Di sisi lain, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 18 poin atau 0,13 persen ke level Rp 13.965 per dolar AS pada pukul 09.59 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

    Pada perdagangan Rabu kemarin, rupiah melemah 0,34 persen atau 48 poin dan berakhir di level Rp 13.983 per dolar AS. Dengan demikian rupiah terus melemah hingga hari kedua berturut-turut.

    Nilai tukar rupiah mulai rebound dari pelemahannya dengan dibuka terapresiasi tipis 0,03 persen atau 4 poin di level Rp 13.979 per dolar AS. Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.964 - Rp13.981 per dolar AS.

    Seiring dengan penguatan nilai tukar rupiah, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau melemah 0,117 poin atau 0,12 persen ke level 97,106 pada pukul 09.52 WIB.

    Pergerakan indeks sebelumnya dibuka turun 0,029 poin atau 0,03 persen di level 97,194, setelah berakhir melemah 0,18 persen atau 0,172 poin di posisi 97,223 pada perdagangan Rabu kemarin.

    Mengutip Bloomberg, rupiah menghentikan pelemahannya saat para pelaku pasar tengah menantikan pengumuman keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang telah digelar sejak Rabu kemarin dan berakhir hari Kamis ini.

    Menurut estimasi median para ekonom dalam survei Bloomberg, BI akan memangkas suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen hari ini.

    Philip Wee, pakar strategi valas dengan DBS Bank di Singapura, berpendapat pergerakan rupiah terhadap dolar AS kemungkinan akan tetap di atas level 13.920 pekan ini dan kembali ke kisaran level 14.000-14.500 pada akhir kuartal III.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?