Ingin Batam Saingi Singapura, JK Panggil Bos Pelindo II

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pernyataan terkait situasi keamanan pascarekapitulasi hasil pemilihan umum 2019 di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, 22 Mei 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pernyataan terkait situasi keamanan pascarekapitulasi hasil pemilihan umum 2019 di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, 22 Mei 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla memanggil Direktur Utama PT Pelindo II, Elvyn G Masassya, ke Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, hari ini Senin, 24 Juni 2019. JK memanggil bos Pelindo II ini untuk membahas perluasan pelabuhan yang ada di Batam.

    BACA: Macet Parah saat Arus Balik, JK: Tanda Kemakmuran Masyarakat Meningkat

    "Jadi supaya Pelindo II juga bisa mengembangkan pelabuhan di tempat-tempat lain. Salah satu yang beliau harapkan adalah di Kepulauan Batam, supaya Batam bisa bersaing dengan Singapura," kata Elvyn, saat ditemui usai pertemuan.

    Elvyn mengatakan, saat ini pelabuhan-pelabuhan di Batam dikelola oleh otoritas Batam. Namun saat JK berkunjung ke sana, Elvyn menyebut JK melihat potensi pelabuhan di sana masih dapat dikembangkan.

    Elvyn mengatakan JK ingin pelabuhan di sana mendapat sentuhan modernisasi. "Memasang peralatan-peralatan yang lebih modern, kemudian menerapkan sistem di situ, memperbaiki sistem supaya menjadi pelabuhan yang lebih modern," kata Elvyn.

    Saat ini, Elvyn mengatakan kapasitas di Pelabuhan Batam baru sekitar 250 ribu TEUs per tahun. Ia meyakini jika ditingkatkan, maka kapasitasnya bisa melonjak hingga 500-600 ribu TEUs per tahunnya.

    Meski begitu, Elvyn belum dapat memastikan kapan optimalisasi dapat dilaksanakan. "Tentu kita akan tindaklanjuti, berkoordinasi dulu dengan otoritas Batam dan Kementerian BUMN," kata dia.

    Baca berita lain tentang JK di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.