Transaksi Go-Pay di Luar Aplikasi Go-Jek Naik 25 Kali Lipat

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penandatanganan kerja sama antara Gojek, Go-Pay dan 50 SMK di Jakarta Utara di Halaman Kantor Wali Jakarta Utara pada Rabu, 23 Januari 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Penandatanganan kerja sama antara Gojek, Go-Pay dan 50 SMK di Jakarta Utara di Halaman Kantor Wali Jakarta Utara pada Rabu, 23 Januari 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO Go-Pay Aldi Haryopratomo menyatakan, pertumbuhan transaksi Go-Pay di luar layanan Go-Jek telah naik 25 kali lipat dari sejak diperkenalkan. Adapun komposisi transaksi Go-Pay kini seimbang 50:50, antara yang dilakukan di aplikasi Go-Jek dan di luar aplikasi.

    Baca: BI Optimistis Relaksasi RIM Bakal Dorong Kredit Tumbuh Agresif

    Menurut Aldi, ini membuktikan bahwa meski dimulai dari Go-Jek, kini pembayaran melalui Go-Pay telah berkembang ke luar aplikasi. Saat ini, dia menyebut Go-Pay  telah bermitra dengan 28 institusi keuangan, serta telah diterima di lebih ratusan ribu rekan usaha di 370 kota di Indonesia.

    “Saya melihat ke depannya, fintech juga akan merambah ke orang-orang yang tidak punya akses keuangan secara formal. Di Go-Pay sendiri kami sudah memulainya dan fokus menggarap potensi mikro,” ujar dia seperti dimuat Bisnis.com pada Senin, 15 April 2019.

    Aldi mengungkapkan, saat ini sekitar 80 persen penjual mitra Go-Food merupakan UMKM. Pihaknya pun berupaya membantu meningkatkan penjualan UMKM dengan menjadi bagian dari ekosistem Go-Pay. Dengan demikian, mitra UMKM berhak mendapatkan promosi gratis dari Gojek.

    Aldi mengungkapkan bahwa kemitraan Go-Pay dengan UMKM dan pemanfaatan dompet digital tersebut untuk mengelola dana bersama oleh peserta Arisan Mapan membuat daya jangkaunya kini telah melampaui aplikasi Gojek yang baru beroperasi di sekitar 204 kota.

    Baca: Bank Indonesia Ajak Pelaku UMKM Mengenal Pembayaran Digital

    “Kami juga mengadakan Go-Food festival, dimana kita menyewakan tempat dan penjual datang dengan sistem bagi hasil. Pembayaran menggunakan Go-Pay, sehingga ada jaminan uangnya hilang. Jadi mereka yang ahli masak biar fokus masak. Kami membantu dari sisi infrastuktur keuangannya,” ujar Aldi.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.