Freeport Diminta Pekerjakan Lagi Karyawan yang Kena PHK

Presiden Joko Widodo alias Jokowi (dua dari kiri) berjabat tangan dengan CEO Freeport McMoran Richard Adkerson, disaksikan Menteri ESDM Ignatius Jonan dan Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 21 Desember 2018. Jokowi mengumumkan 51,2 persen saham PT Freeport sudah beralih ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia mengapresiasi langkah pemerintah merampungkan divestasi saham PT Freeport Indonesia. Dengan menguasai mayoritas saham perusahaan tambang emas dan tembaga itu, Presiden KSPI Said Iqbal mendorong perseroan kembali memanggil para pekerja yang telah dipecat Freeport tanpa kejelasan.

Baca: Mahfud MD Bicara Panjang soal Perpanjangan Kontrak Freeport

"Panggil lagi 8.100 orang buruh Freeport yang terkena PHK tanpa kejelasan, kan sudah milik kita, dulu milik asing," ujar Iqbal di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta, Rabu, 26 Desember 2018.

Ia mengatakan dengan kembalinya pertambangan itu ke pelukan rakyat Indonesia, pemerintah mestinya mampu menarik kembali para pekerja yang telah dipecat itu dan menempatkannya kembali di Freeport maupun anak perusahaannya. "Itu kami serahkan kepada kebijakan pemerintah, karena 8.100 orang itu banyak."

Pada 2017 PT Freeport dan perusahaan subkontraktornya melakukan PHK massal sepihak kepada sekitar 8.300 karyawan. Keputusan PHK massal diambil manajemen perusahaan lantaran ribuan karyawan menggelar mogok kerja sejak April-Mei 2017.

Proses divestasi saham PT Freeport Indonesia kepada PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) rampung setelah sekitar dua tahun proses negosiasi intensif antara Inalum, Freeport McMoran Inc dan Rio Tinto berlangsung. Resminya pengalihan saham tersebut ditandai dengan proses pembayaran dan terbitnya Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi sebagai pengganti Kontrak Karya Freeport Indonesia yang telah berjalan sejak tahun 1967 dan diperbaharui di tahun 1991 dengan masa berlaku hingga 2021.

Dengan terbitnya IUPK ini, Freeport Indonesia bakal mengantongi perpanjangan masa operasi 2 x 10 tahun hingga 2041, serta mendapatkan jaminan fiskal dan regulasi. Freeport Indonesia juga akan membangun pabrik peleburan (smelter) dalam jangka waktu lima tahun.

Terkait dengan pengalihan saham, INALUM telah membayar US$ 3.85 miliar kepada Freeport McMoRan Inc dan Rio Tinto, untuk membeli sebagian saham perusahaan asal Amerika Serikat dan hak partisipasi Rio Tinto di Freeport Indonesia. Dengan demikian kepemilikan Inalum meningkat dari 9,36 persen menjadi 51,23 persen.

Kepemilikan 51.23 persen saham Freeport tersebut nantinya akan terdiri dari 41.23 persen untuk Inalum dan 10 persen untuk Pemerintah Daerah Papua. Saham Pemerintah Daerah Papua akan dikelola oleh perusahaan khusus PT Indonesia Papua Metal dan Mineral (IPPM) yang 60 persen sahamnya akan dimiliki oleh Inalum dan 40 persen oleh BUMD Papua.






Kawasan Ekonomi Khusus Gresik Resmi Beroperasi, Diharapkan Menyerap Banyak Tenaga Kerja

8 hari lalu

Kawasan Ekonomi Khusus Gresik Resmi Beroperasi, Diharapkan Menyerap Banyak Tenaga Kerja

Pemerintah menyatakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik telah resmi beroperasi.


Freeport Resmikan Fasilitas Pengolahan Limbah Smelter di Gresik

11 hari lalu

Freeport Resmikan Fasilitas Pengolahan Limbah Smelter di Gresik

PT Freeport Indonesia meresmikan fasilitas pengolahan smelter Pusat Transformasi Bersama (PTB) di Desa Manyarejo, Manyar, Gresik, Jawa Timur.


Anggota Group MIND ID Jalankan Komitmen Tekan Emisi GRK

22 hari lalu

Anggota Group MIND ID Jalankan Komitmen Tekan Emisi GRK

Freeport mendorong pencapaian target NDC Indonesia di tahun 2030 mendatang.


Toyota Land Cruiser Seri 70 Jadi Kendaraan Operasional di Freeport Indonesia

48 hari lalu

Toyota Land Cruiser Seri 70 Jadi Kendaraan Operasional di Freeport Indonesia

Toyota Land Cruiser 78 dan 79 yang digunakan di Freeport Indonesia didatangkan dari Australia.


Terkini: Klaim Yusuf Mansur Jadi Komisaris Grab, Laju Ekspor Terancam Resesi Global

54 hari lalu

Terkini: Klaim Yusuf Mansur Jadi Komisaris Grab, Laju Ekspor Terancam Resesi Global

Dunia pada tahun depan dihadapkan dengan ancaman resesi yang diperkirakan bakal membuat laku ekspor-impor di Indonesia terganggu.


Bahlil Ungkap Sinyal Perpanjang Kontrak Freeport: Sekarang Punya Indonesia

54 hari lalu

Bahlil Ungkap Sinyal Perpanjang Kontrak Freeport: Sekarang Punya Indonesia

Bahlil meminta masyarakat tidak khawatir dengan rencana perpanjangan kontrak Freeport itu.


Terpopuler: Bos Indomaret Tewas saat Bersepeda, Mentan Tarik Penyuluh Pertanian

55 hari lalu

Terpopuler: Bos Indomaret Tewas saat Bersepeda, Mentan Tarik Penyuluh Pertanian

Bos Indomaret, Howard Timotius Palar, meninggal pada Kamis, 6 Oktober, karena tertabrak truk saat bersepeda.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Sumur Resapan, Pembagian Set Top Box, UGM

55 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Sumur Resapan, Pembagian Set Top Box, UGM

Topik tentang faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan untuk membuat sumur resapan menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Terkini Bisnis: Janji Freeport Bangun Industri Pengolahan di Papua, Ridwan Kamil Gesit 5000

56 hari lalu

Terkini Bisnis: Janji Freeport Bangun Industri Pengolahan di Papua, Ridwan Kamil Gesit 5000

Chairman of the Board & CEO Freeport Mc-MoRan, Richard C Adkerson, menjanjikan bakal membangun industri pengolahan di Papua pada 2024.


CEO Freeport Cari Peluang Kembangkan Smelter di Papua: Pemerintah Peringatkan Kami Gerak Cepat

56 hari lalu

CEO Freeport Cari Peluang Kembangkan Smelter di Papua: Pemerintah Peringatkan Kami Gerak Cepat

CEO Freeport Mc-MoRan, Richard C Adkerson, menyatakan pihaknya terus mencari peluang mengembangkan fasilitas pengolahan di Papua.