Darmin Nasution: Kurikulum Kejuruan Perlu Disesuaikan Industri

Reporter

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2018 "Akselerasi Perdagangan di Era Ekonomi Digital" di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Januari 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berujar kualitas lembaga kejuruan perlu direvitalisasi. Salah satu upayanya adalah penyesuaian kurikulum agar sesuai dengan industri.

Baca juga: Darmin Nasution: Pemerintah Siapkan Perluasan Insentif Pajak

“Karena kurikulum saat ini belum sejalan dengan perkembangan Industri 4.0 dan Ekonomi Digital,” ujar Darmin dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Senin, 8 Oktober 2018.

Pernyataan bekas Gubernur Bank Indonesia itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam High Level Parliamentary Meeting sebagai rangkaian acara International Monetary Fund – World Bank Group (IMF-WBG) 2018 di Nusa Dua, Bali.

Adapun pemerintah, kata Darmin, telah meluncurkan Peta Jalan untuk Pengembangan Vokasi di Indonesia 2017-2025. Peta jalan ini berfokus pada peningkatan dan revitalisasi lembaga kejuruan untuk menghubungkan dan mencocokkan dengan kebutuhan industri masa kini.

Selain itu, peta jalan tersebut memuat kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan kejuruan yang harus sepenuhnya dilaksanakan dari hilir ke hulu untuk menjalankan proses bisnisnya.

Di samping itu, untuk menjamin manifestasi pendidikan dan pelatihan vokasi yang optimal, Darmin berujar koordinasi yang intensif antara pemerintah, industri, asosiasi, dan semua pemangku kepentingan terkait mutlak diperlukan.

Darmin mengatakan langkah itu sejalan dengan upaya pemerintah membangun infrastruktur, baik hard infrastructure maupun soft infrastructure seperti peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan ekonomi digital.

“Sudah 3 tahun Pemerintah Indonesia fokus membangun infrastruktur fisik. Di tahun 2018-2019 ke depan, kami akan fokus pada soft infrastructure,” kata dia.

Investasi SDM, kata Darmin Nasution, memiliki peran penting dan strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing suatu negara. Untuk itu, pemerintah perlu menciptakan peraturan yang mampu melindungi karyawan, memberikan pekerjaan yang layak, sekaligus meningkatkan keterampilan yang berkelanjutan.






Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

1 hari lalu

Wamen BUMN Prediksi Ekonomi Digital RI 2030 Terbesar di ASEAN, Nilainya Akan Capai Rp 4.531 T

Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo kembali menegaskan Indonesia diproyeksikan akan menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN pada tahun 2030.


Bamsoet Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

2 hari lalu

Bamsoet Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengungkapkan indeks inklusi keuangan Indonesia.


Kominfo Buka HUB.ID Summit, Wadahi Startup untuk Raih Pendanaan

25 hari lalu

Kominfo Buka HUB.ID Summit, Wadahi Startup untuk Raih Pendanaan

HUB.ID Summit akan berfokus pada business matchmaking mempertemukan startup digital dengan modal ventura serta rekanan bisnis.


Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik - QRIS Antarnegara, Jokowi: Kita Tak Ketinggalan Amat

33 hari lalu

Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik - QRIS Antarnegara, Jokowi: Kita Tak Ketinggalan Amat

Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi meluncurkan Kartu Kredit Pemerintah atau KKP Domestik dan QRIS Antarnegara.


Jokowi Terima Dewan Bisnis US-ASEAN Bahas Rencana Investasi di 3 Sektor, Termasuk IKN?

38 hari lalu

Jokowi Terima Dewan Bisnis US-ASEAN Bahas Rencana Investasi di 3 Sektor, Termasuk IKN?

Jokowi bertemu dengan US-ASEAN Business Council di Istana Negara yang datang membawa 35 perusahaan Amerika Serikat ke tanah Air.


Erick Thohir Minta BUMN Jangan Jadi Dinosaurus Karena Tak Bisa Beradaptasi, Apa Maksudnya?

58 hari lalu

Erick Thohir Minta BUMN Jangan Jadi Dinosaurus Karena Tak Bisa Beradaptasi, Apa Maksudnya?

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak ingin melihat perusahaan-perusahaan negara layaknya Dinosarus yang mati ketinggalan zaman karena tak mampu beradaptasi meskipun memiliku tubuh yang besar.


Pertemuan DEWG , Kominfo Tekankan Kedaulatan Digital dalam Arus Data

21 Juli 2022

Pertemuan DEWG , Kominfo Tekankan Kedaulatan Digital dalam Arus Data

Para anggota memiliki visi mendorong pemulihan kembali dunia secara bersama-sama melalui pemanfaatan teknologi digital.


Practicum Luncurkan Online Bootcamp untuk Menghasilkan Tenaga Ahli Data

21 Juli 2022

Practicum Luncurkan Online Bootcamp untuk Menghasilkan Tenaga Ahli Data

Perusahaan-perusahaan besar Indonesia mencari tenaga ahli yang memiliki pengetahuan bidang digital, terutama tenaga kerja terampil di bidang data.


Grab Beberkan Kunci Agar Startup Tanah Air Bertahan Hadapi Tech Winter, Apa Saja?

19 Juli 2022

Grab Beberkan Kunci Agar Startup Tanah Air Bertahan Hadapi Tech Winter, Apa Saja?

Grab Indonesia dan BRI Ventures optimistis perusahaan rintisan atau startup mampu bertahan di tengah fenomena PHK maupun hiring freeze akibat pandemi Covid-19 yang terjadi pada kuartal kedua tahun ini.


Ekonomi Digital Diprediksi Menciptakan 2,5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2024

16 Juli 2022

Ekonomi Digital Diprediksi Menciptakan 2,5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2024

Rudy Salahuddin mengatakan sektor ekonomi dan keuangan digital akan menciptakan 2,5 juta lapangan kerja baru di Indonesia pada 2024.