Darmin Nasution: Pemerintah Siapkan Perluasan Insentif Pajak

Reporter

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution ditemui usai mengikuti salat Idul Adha di Masjid Al-Hakim, Graha Sucofindo, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Agustus 2018. Tempo/Dias Prasongko

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyebut pemerintah tengah merumuskan ulang kebijakan insentif pajak. Menurut Darmin, insentif pajak perlu diperluas guna menarik investasi.

Baca: SBY Klaim Selamatkan Defisit Migas, Indef: Tapi Inflasi Tinggi

"Kelihatannya perlu diperluas untuk investasi. Kapan selesainya, perlu waktu mungkin seminggu dua minggu ini," ujar Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat, 28 September 2018.

Keputusan tersebut diambil setelah BI menggelar Rapat Dewan Gubernur BI pada 26-27 September 2018. Keputusan ini konsisten dalam upaya menurunkan defisit transaksi berjalan ke batas aman

Menurut Darmin, tax holiday termasuk ke dalam insentif yang dibicarakan tersebut. Darmin mengatakan pemerintah juga menyiapkan kebijakan lain yang belum bisa dipublikasikan.

Darmin menyebut kebijakan itu disusun lantaran Indonesia sekarang sedang masuk ke dalam situasi di mana tingkat bunga sedikit lebih tinggi. Apalagi, kemarin Bank Indonesia juga ikut menaikkan suku bunga acuannya.

Kemarin, BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan 7-Day Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) dari level 5,5 persen menjadi 5,75 persen dengan suku bunga deposit facility dan lending facility masing-masing di level 5 persen dan 6,5 persen.

Menurut Darmin, kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia, mau tak mau mesti ditempuh untuk mengimbangi kenaikan suku bunga acuan The Fed. "Apa boleh buat, kalau enggak ya kita akan tertekan lagi."

Dalam kondisi perekonomian global saat ini, Darmin berujar para pemangku kepentingan mesti memilih antara stabilitas atau pertumbuhan ekonomi. "Kalau stability-nya terancam ya stability-nya dulu yang diurusin."

Darmin tak memungkiri kondisi tersebut bakal berpengaruh kepada perekonomian Indonesia ke depannya. "Ada juga pengaruhnya (ke ekonomi), kalau dibilang enggak ada, ketawa orang. Ya ada lah," kata Darmin. Namun sejatinya, selain dikendalikan oleh pasar, perekonomian juga bisa dipengaruhi dorongan pemerintah.

"Tergantung pemerintah bisa mendorong juga enggak dari segi yang lain. Itu sebabnya kemudian kita selain merumuskan kebijakan-kebijakan," kata Darmin Nasution.






Airlangga Hartarto Yakin Indonesia Tak Terdampak Resesi Ekonomi 2023

34 hari lalu

Airlangga Hartarto Yakin Indonesia Tak Terdampak Resesi Ekonomi 2023

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut ekonomi Indonesia masih sangat bagus. Dia optimistis Indonesia tak terdampak resesi ekonomi 2023.


Menko Airlangga Minta Tiap Desa Garap Sektor Potensial yang Bisa Sejahterakan Masyarakat

38 hari lalu

Menko Airlangga Minta Tiap Desa Garap Sektor Potensial yang Bisa Sejahterakan Masyarakat

Pemerintah mendorong sektor pariwisata, khususnya pengembangan desa wisata berdaya saing global.


Soal Investasi di IKN, Faisal Basri: Baru Ekonomis Jika Ada 5 Juta Penduduk dalam 10 Tahun

45 hari lalu

Soal Investasi di IKN, Faisal Basri: Baru Ekonomis Jika Ada 5 Juta Penduduk dalam 10 Tahun

Menurut Faisal Basri, perusahaan hanya mau berinvestasi jika minimal ada 5 juta penduduk dalam 10 tahun di IKN. Kenapa?


5 Kantor Samsat DKI Jakarta Kini Buka Senin HIngga Sabtu

46 hari lalu

5 Kantor Samsat DKI Jakarta Kini Buka Senin HIngga Sabtu

Penambahan hari layanan Samsat DKI didorong fakta bahwa banyak warga DKI Jakarta yang memiliki waktu luang pada pekan untuk mengurus administrasi.


Menko Airlangga: Sejumlah Indikator pada Q2-2022 Bantu Penguatan Ekonomi

58 hari lalu

Menko Airlangga: Sejumlah Indikator pada Q2-2022 Bantu Penguatan Ekonomi

Tingkat resiliensi Indonesia cukup tinggi dan relatif lebih kuat. Namun harus waspada terhadap kenaikan inflasi.


Menko Airlangga Jelaskan Peran Indonesia Jaga Konektivitas dan Rantai Pasok Global

58 hari lalu

Menko Airlangga Jelaskan Peran Indonesia Jaga Konektivitas dan Rantai Pasok Global

Ada sejumlah langkah prioritas yang dijalankan untuk menjaga konektivitas logistik dan rantai pasok nasional.


Anak Buah Sri Mulyani: Kemenkeu Tindak Lanjuti Temuan BPK tentang Insentif Pajak Rp 15,3 Triliun

9 Oktober 2022

Anak Buah Sri Mulyani: Kemenkeu Tindak Lanjuti Temuan BPK tentang Insentif Pajak Rp 15,3 Triliun

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menyampaikan Kemenkeu tengah menindak lanjuti temuan BPK tentang insentif pajak Rp 15, 3 triliun.


BPK Temukan Insentif Pajak Bermasalah Rp 15,3 Triliun, Begini Penjelasan Kemenkeu

5 Oktober 2022

BPK Temukan Insentif Pajak Bermasalah Rp 15,3 Triliun, Begini Penjelasan Kemenkeu

BPK menemukan pengelolaan insentif dan fasilitas perpajakan 2021 senilai Rp 15,31 triliun yang belum sepenuhnya memadai. Apa kata Kemenkeu?


Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian

21 September 2022

Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian

Pada 2018, terdapat 21 perusahaan importir garam mendapatkan kuota persetujuan impor garam industri dengan nilai sebesar Rp2,05 triliun.


Atap Ambruk Masjid Tanjak Senilai Rp 40 Miliar, Baru 3 Bulan Diresmikan Airlangga Hartarto

10 September 2022

Atap Ambruk Masjid Tanjak Senilai Rp 40 Miliar, Baru 3 Bulan Diresmikan Airlangga Hartarto

Pada 8 September 2022, plafon Masjid Tanjak di Batam ambruk. Padahal baru 3 bulan lalu diresmikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Kok bisa?