Rapat IMF - World Bank Diperkirakan Jadi Sentimen Positif Rupiah

Menteri Keuangan Sri Mulyani memeriksa kelengkapan ruang pertemuan saat inspeksi kesiapan pertemuan IMF - World Bank di Nusa Dua, Bali, Ahad, 7 Oktober 2018. Pertemuan IMF - World Bank berlangsung pada 8-14 Oktober 2018. ANTARA.

TEMPO.CO, Jakarta - Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta memprediksi penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF - World Bank menjadi sentimen positif bagi pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pekan ini.

Baca juga: Sri Mulyani: Pertemuan IMF Juga Bahas Perlindungan Terumbu Karang

"Dan data makroekonomi domestik, yakni penjualan ritel yang diprediksikan menguat 3,1 persen dari 2,9 persen," kata Nafan saat dihubungi, Ahad, 7 Oktober 2018.

Nafan mengatakan sentimen global yang perlu dicermati dan diantisipasi adalah terkait dengan sentimen perang dagang, kenaikan suku bunga bank Sentral AS atau The Fed.

Hal senada diungkapkan ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara. Menurut Bhima, penyelenggaraan IMF-World Bank memberi angin segar bagi pelaku pasar.

"Terutama sentimen pembahasan mengenai arah kebijakan moneter global dan upaya pencegahan terhadap krisis ekonomi," ujar Bhima.

Sebagai tuan rumah, kata  Bhima, terdapat beberapa program kerja sama investasi yang akan ditawarkan pada delegasi dari 189 negara peserta rapat tahunan.

Pertemuan tahunan IMF - World Bank akan digelar di Bali pada 8-14 Oktober 2018. Acara itu akan dihadiri otoritas keuangan dari 189 negara dan pihak nonpemerintah lainnya. Anggaran biaya kegiatan ini diperkirakan mencapai Rp 1 triliun, dengan rincian Rp 850 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan sisanya dari Bank Indonesia dan instansi lain.

Senior Analyst CSA Research Institute Reza Priyambada juga mengatakan penyelenggaraan IMF - World Bank akan memberikan dampak terhadap pergerakan rupiah, namun memang tidak signifikan. "Apalagi dengan adanya perkiraan investasi bisa meningkat dengan adanya konferensi itu," kata Reza.






Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

10 jam lalu

Rupiah Lesu di Level Rp15.730, Demonstrasi Cina dan Kebijakan The Fed Jadi Sentimen

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah.


Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

1 hari lalu

Kurs Rupiah Melemah ke 15.728 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?

Kurs rupiah melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 28 November 2022.


Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

1 hari lalu

Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

Kementerian Keuangan menyebutkan utang pemerintah per Oktober 2022 mencapai Rp 7.496,7 atau mendekati Rp 7.500 triliun.


Nilai Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah 7 Poin, Tersengat Sentimen Kasus Covid di Cina

4 hari lalu

Nilai Rupiah Akhir Pekan Ditutup Melemah 7 Poin, Tersengat Sentimen Kasus Covid di Cina

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan dalam perdagangan akhir pekan ini, mata uang rupiah ditutup melemah 7 poin.


Ghana Beli Minyak Pakai Emas, Bukan Lagi Dolar AS

4 hari lalu

Ghana Beli Minyak Pakai Emas, Bukan Lagi Dolar AS

Ghana tak lagi membeli minyak menggunakan dolar AS, melainkan emas.


1 Riyal Qatar Berapa Rupiah? Begini Penjelasan Cara Hitungnya

5 hari lalu

1 Riyal Qatar Berapa Rupiah? Begini Penjelasan Cara Hitungnya

Penjelasan mengenai 1 Riyal Qatar berapa rupiah beserta sejarah dan cara menghitungnya.


Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rp 15.696 per Dolar AS, Analis: Ada Ancaman Baru

7 hari lalu

Kurs Rupiah Ditutup Menguat Rp 15.696 per Dolar AS, Analis: Ada Ancaman Baru

Nilai tukar rupiah ditutup menguat 16 poin ke level Rp 15.696 per dolar AS dalam perdagangan Selasa sore, 22 November 2022.


Terpopuler: PUPR Tangani Longsoran Usai Gempa Cianjur, BI Mati-matian Stabilkan Rupiah

7 hari lalu

Terpopuler: PUPR Tangani Longsoran Usai Gempa Cianjur, BI Mati-matian Stabilkan Rupiah

Berita terpopuler bisnis pada 21 November 2022, dimulai dari PUPR yang memobilisasi personel dan alat berat ke tempat terjadinya gempa Cianjur.


Curhat Gubernur BI Mati-matian Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Turun jadi USD 130,1 M

7 hari lalu

Curhat Gubernur BI Mati-matian Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Turun jadi USD 130,1 M

Gubernur BI Perry Warjiyo blak-blakan menjelaskan bahwa pihaknya selama ini berupaya semaksimal mungkin agar bisa menstabilkan kurs rupiah.


Awal Pekan, Nilai Tukar Rupiah dan Mayoritas Mata Uang Asia Dibuka Melemah

8 hari lalu

Awal Pekan, Nilai Tukar Rupiah dan Mayoritas Mata Uang Asia Dibuka Melemah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin 21 November 2022.