Senin, 17 Desember 2018

Sri Mulyani: Pertemuan IMF Juga Bahas Perlindungan Terumbu Karang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani memeriksa kelengkapan ruang pertemuan saat inspeksi kesiapan pertemuan IMF - World Bank di Nusa Dua, Bali, Ahad, 7 Oktober 2018. Pertemuan IMF - World Bank berlangsung pada 8-14 Oktober 2018. ANTARA.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani memeriksa kelengkapan ruang pertemuan saat inspeksi kesiapan pertemuan IMF - World Bank di Nusa Dua, Bali, Ahad, 7 Oktober 2018. Pertemuan IMF - World Bank berlangsung pada 8-14 Oktober 2018. ANTARA.

    TEMPO.CO, Nusa Dua - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan perlindungan terhadap terumbu karang akan menjadi salah satu topik pembahasan dalam Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 di Bali.

    Baca juga: Awali Pertemuan IMF - World Bank, Bos IMF Tanam Terumbu Karang

    "Karena ini bukan hanya milik Indonesia akan tetapi milik dunia yang harus kita lindungi bersama untuk generasi mendatang," ujar Sri Mulyani di Bali, Minggu, 7 Oktober 2018.

    Hal tersebut diungkapkan Sri Mulyani seusai melakukan penanaman bibit terumbu karang di Pantai Sofitel Nusa Dua, Bali.

    Acara yang diinisiasi Panitia Nasional Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018 ini dihadiri Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde.

    Sri Mulyani mengatakan pelaksanaan acara itu merupakan wujud nyata kecintaan pada lingkungan dan bentuk solidaritas bersama terhadap lingkungan.

    Untuk itu, kata dia, persoalan lingkungan, khususnya mengenai terumbu karang, ikut menjadi pembahasan dalam pertemuan akbar itu.

    Indonesia membawa usulan pembahasan terumbu karang karena sebanyak 60 persen jenis spesies terumbu karang ada di Indonesia dari keseluruhan terumbu karang di dunia.

    Dalam kesempatan itu juga terdapat inisiasi mengenai pembuatan Taman Terumbu Karang Nusa Dua dan diskusi mengenai kebijakan keuangan untuk melindungi lingkungan hidup.

    Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan menambahkan kegiatan itu menunjukkan komitmen Indonesia untuk melestarikan lingkungan, terutama di laut.

    Saat ini, area Nusa Dua merupakan bagian dari coral triangle. Dengan demikian, terumbu karang di kawasan ini bukan hanya merupakan tempat tinggal bagi biota laut, namun juga sumber protein yang besar.

    Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya untuk memperlihatkan kepedulian terhadap lingkungan.

    Beberapa di antaranya melakukan riset dan menerbitkan laporan mengenai bagian mana di bumi yang paling baik dan buruk terdampak perubahan iklim. Selain itu, IMF juga menyiapkan skema pembiayaan untuk perlindungan (insurance) terhadap kelestarian lingkungan.

    "Dalam kegiatan ini, kami menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, perubahan iklim dan mengucapkan terima kasih pada masyarakat Indonesia," ujar Lagarde yang didampingi Luhut Pandjaitan serta Sri Mulyani.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".