CPNS 2018, Kementerian Keuangan Alokasikan 38 Lulusan Cumlaude

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyampaikan paparan ketika memberikan kuliah umum bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. ANTARA

    Presiden Joko Widodo menyampaikan paparan ketika memberikan kuliah umum bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Keuangan mengalokasikan formasi untuk CPNS sebanyak 597 orang. "Pelamar dapat memilih unit penempatan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atau DJBC atau Non DJBC," kutip dalam situs resmi Kementerian Keuangan yang diakses pada, 21 September 2018.
     

    Dari jumlah 597, terbagi dari 38 untuk lulusan cumlaude, 12 untuk penyandang disabilitas, 5 orang untuk putra atau putri Papua, dan 542 untuk fomasi kategori umum.

    Untuk lulusan terbaik berpredikat dengan pujian atau Cumlaude, yaitu pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan predikat cumlaude atau dengan pujian dan berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A atau Unggul dan Program Studi terakreditasi A atau Unggul pada saat kelulusan. Pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh penyetaraan ijazah dan surat keterangan yang menyatakan predikat kelulusannya.

     
    BACA: Pendaftaran CPNS Diundur, Pemda Diminta Input Kelengkapan Data

    Untuk penyandang disabilitas adalah pelamar yang menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki atau tungkai dengan derajat 1 atau 2, dengan kriteria mampu melihat, mendengar dan berbicara dengan baik, mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi, ampu bergerak dengan menggunakan alat bantu berjalan selain kursi roda, dan melampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki atau tungkai dengan derajat 1 atau 2.

    Untuk putra atau putri Papua dan Papua Barat (Putra/i Papua) merupakan pelamar keturunan Papua atau Papua Barat berdasarkan garis keturunan orang tua (bapak atau ibu) asli Papua, dibuktikan dengan KTP Bapak/Ibu kandung, Akta Kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat dengan surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah/Kepala Suku.

    Adapun pendaftaran dilaksanakan secara online mulai tanggal 26 September 2018 sampai dengan 10 Oktober 2018 melalui situs https://sscn.bkn.go.id/. Untuk keterangan lebih lanjut mengenai lowongan CPNS Kemenkeu dapat dilihat di situs rekrutmen.kemenkeu.go.id.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.