Susi Pudjiastuti Datang ke Pesantren Bagi-bagi Ikan

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjoget sembari menggendong cucunya dalam acara kampanye Pandu Laut Nusantara saat car free day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 15 Juli 2018. Melalui acara itu, Menteri Susi juga mengimbau masyarakat agar lebih mencintai laut dan mencegah pencemaran dengan tidak membuang sampah sembarangan. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjoget sembari menggendong cucunya dalam acara kampanye Pandu Laut Nusantara saat car free day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 15 Juli 2018. Melalui acara itu, Menteri Susi juga mengimbau masyarakat agar lebih mencintai laut dan mencegah pencemaran dengan tidak membuang sampah sembarangan. TEMPO/M. Taufan Rengganis.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti membagikan sekitar 5 ton ikan laut untuk para santri di sejumlah pondok pesantren wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebagai upaya memberikan makanan bergizi.

    Baca jugaSusi Pudjiastuti Ajak Ibu-Ibu Tidak Minta Kresek saat Berbelanja

    "Ini kami memberikan ke pesantren agar santri makan ikan," kata Susi Pudjiastuti saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin.

    Ia mengatakan, pemerintah sengaja memberikan ikan untuk para santri sebagai bagian dari menggalakkan program gemar makan ikan. Kandungan gizi di dalam ikan sangat baik, sehingga sehat untuk pertumbuhan tubuh, terutama bagi anak-anak.

    Baca jugaSusi Pudjiastuti Ajak Turis Tidak Kotori Laut dengan Plastik

    Selain memberikan bantuan ikan segar, Susi Pudjiastuti juga mengunjungi sentra kuliner ikan yang merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan(KKP). Sentra kuliner itu untuk usaha beragam olahan ikan.

    Susi Pudjiastuti juga sekaligus meresmikan sentra kuliner ikan yang masih ada di kawasan pondok tersebut. Ia sempat melihat serta mencicipi aneka olahan makanan dengan bahan baku utama dari ikan. Beberapa aneka olahan itu adalah keripik ikan, otak-otak bandeng, bakso, nuget, dan beragam makanan lainnya.

    Dalam kegiatan itu, Susi Pudjiastuti juga mengajak agar orangtua untuk lebih banyak memasak aneka olahan ikan, sebab di dalam ikan kandungannya bagus untuk kesehatan.

    Selain itu, mengonsumsi ikan juga bisa mencegah dari memiliki badan lebih rendah dari standar usianya atau "stunting" .

    Susi Pudjiastuti juga menegaskan, pemerintah akan membantu agar UMKM, terutama yang mengolah ikan bisa lebih besar. Jika mereka dibantu permodalan, tentunya usaha yang digeluti juga bisa semakin maju. "Kami bantu untuk UMKM supaya tingkatkan permodalan, lebih besar omzet mereka," ujarnya.

    Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Sholahudin Wahid mengatakan sangat senang dengan kunjungan Menteri Susi ke pondok. Untuk sentra kuliner ikan, nantinya diharapkan bisa dimanfaatkan secara optimal, sehingga masyarakat bisa makan aneka olahan ikan.

    "Ibu menteri datang untuk meresmikan (sentra kuliner ikan). Ini membantu masyarakat untuk dapat makanan yang baik. Ke depan, akan dikelola oleh tebuireng, dan semoga bisa melayani katering," kata Gus Sholah.

    KKP memberikan ikan laut sekitar 5 ton yang diberikan secara simbolis di PP Tebuireng, Kabupaten Jombang. Ikan beku itu rencananya akan dibagikan pada 22 pondok pesantren yang ada di kabupaten Jombang.

    Sebelum peresmian sentra kuliner ikan, Susi Pudjiastuti dan rombongan sempat singgah di "ndalem" pondok, lalu ziarah ke makam. Di tempat itu, dimakamkan mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim dan sejumlah keluarga.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.