Dolar Terus Tertekan, Rupiah Kian Berjaya

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kurs rupiah dan mata uang Indonesia. Getty Images

    Ilustrasi kurs rupiah dan mata uang Indonesia. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Nilai tukar rupiah berhasil melanjutkan apresiasinya hingga akhir perdagangan hari ini, Senin, 15 Januari 2018. Dengan begitu, rupiah telah berhasil menguat terhadap dolar AS selama empat hari berturut-turut.

    Rupiah ditutup menguat 0,16 persen atau 21 poin di Rp 13.332 per dolar AS. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.317–Rp 13.342 per dolar AS.

    Baca Juga: Selasa pagi, Rupiah Melemah Tipis di Tengah Naiknya Harga Minyak Dunia

    Sementara itu, mayoritas mata uang lainnya di Asia menguat, dipimpin renminbi Cina sebesar 0,55 persen, yen Jepang dengan 0,44 persen, dan ringgit Malaysia yang terapresiasi 0,42 persen.

    Di sisi lain, dolar Hong Kong terpantau satu-satu yang terdepresiasi meski dengan pelemahan hanya 0,01 persen pada pukul 17.04 WIB.

    Mata uang emerging markets di Asia menguat di tengah aliran dana masuk ke dalam kawasan tersebut serta pelemahan dolar. Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama terpantau lanjut melemah 0,58 persen atau 0,524 poin ke level 90,450 pada pukul 16.53 WIB, demikian dilansir Bloomberg.

    Baca juga: Dolar Turun, Rupiah Melesat ke Level Rp 13.353

    Sebelumnya indeks dolar dibuka turun tipis 0,08 persen atau 0,075 poin di level 90,899, setelah pada perdagangan Jumat, 12 Januari 2018, berakhir merosot hampir 1 persen atau 0,878 poin di posisi 90,974.

    Dolar melemah untuk perdagangan hari keempat berturut-turut saat para pedagang yang bersikap bearish menambah short position mereka.

    Pergerakan dolar juga tertekan apresiasi yen Jepang dan euro. Yen menguat di tengah berlanjutnya spekulasi bahwa Bank of Japan dapat mengurangi stimulus moneternya tahun ini.

    Pada saat yang sama, Bank Sentral Eropa (ECB) mengisyaratkan bahwa ekonomi cukup kuat untuk menjamin pengetatan stimulus.

    Pagi tadi, rupiah dibuka dengan apresiasi sebesar 34 poin atau 0,25 persen di posisi 13.319, setelah pada perdagangan Jumat, 12 Januari 2018, berakhir menguat 0,35 persen atau 47 poin di posisi 13.353.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.