Jokowi: Pengusaha Zaman Sekarang Tak Perlu Kantor Gede, tapi...

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) berfoto dengan teman satu angkatan semasa kuliah saat acara reuni Fakultas Kehutanan UGM di Fakultas Kehutanan UGM, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (19/12/2017).  ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    Presiden Joko Widodo (tengah) berfoto dengan teman satu angkatan semasa kuliah saat acara reuni Fakultas Kehutanan UGM di Fakultas Kehutanan UGM, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (19/12/2017). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO Yogyakarta - Presiden Jokowi  menuturkan tren bisnis saat ini sudah amat jauh berbeda dengan zaman dahulu akibat masifnya perkembangan teknologi di bidang usaha.

    “Dulu, pengusaha lama suka kalau punya kantor gede, pabrik gede, wirausahawan sekarang tidak seperti itu lagi,” ujar Presiden Joko Widodo saat memberi kuliah umum dalam Rapat Terbuka Dies Natalis Universitas Gadjah Mada ke 68 di Yogyakarta, Selasa 19 Desember 2017.

    Baca juga: Kewirausahaan Indonesia ke-90 Dunia, Jokowi: Jangan Tepuk Tangan

    Jokowi menuturkan, pemanfaatan kemajuan teknologi telah mengubah salah satu prinsip dasar dunia bisnis wirausahawan jaman sekarang. Wirausahawan jaman sekarang dinilai sudah tak lagi mengejar nilai aset (asset value) melainkan lebih mengejar peningkatan popularitas merek usahanya (brand value).  

    Dengan orientasi brand value itulah, wirausahawan muda saat ini cenderung memilih memulai bisnis dari kebutuhan-kebutuhan kecil namun dengan jaringan yang luas dengan semangat brand yang tinggi.

    Jokowi pun amat mengharapkan perguruan tinggi bisa mendorong ekosistem kewirausahaan tumbuh di kalangan sivitas akademik sehingga muncul lebih banyak lagi aktor socio-preneur. Socio-preneur atau wirausahawan yang membantu menyelesaikan persoalan di masyarakat tanpa meninggalkan aspek usaha mulai bermunculan.

    Jokowi mencontohkan adanya socio-preneur yang menciptakan aplikasi bernama Ruangguru sebagai jembatan interaksi guru dengan guru atau guru dengan murid yang amat bermanfaat saat ini. Aplikasi Ruangguru itu, ujar Jokowi, selain membantu guru berinteraksi toh tetap bisa menghasilkan rejeki bagi pembuatnya melalui iklan-iklan yang masuk.

    Jokowi pun mengapresiasi socio preneur lain yang menciptakan aplikasi bermanfaat lain seperti pemberi makan budidaya ikan, juga socio preneur lain yang menciptakan tas plastik dari bahan natural untuk mengatasi persoalan lingkungan. Jokowi juga bangga dengan para pembuat aplikasi bisnis online dan game asal Indonesia yang mulai marak.

    “Ada pula yang membuat film sejarah atau budaya Indonesia melalui aplikasi film lalu dijual melalui Youtube atau Netflix,” ujar Jokowi sembari menunjukkan slide demi slide dokumentasi para wirausahawan itu.

    Jokowi menuturkan, dengan perubahan wajah dunia berkat teknologi saat ini, perguruan tinggi pun diminta tak terjebak rutinitas lagi demi menumbuhkan ekosistem kewirausahaan. “Kreatifitas-kreatifitas baru mahasiswa harus ditumbuhkan, difasilitasi, dan didukung,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?