H+11 Lebaran 2017, Volume Mobil di Tol Cipali Turun 5,3 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan yang terjebak kemacetan di Tol Cipali arah Jakarta keluar menuju gerbang tol Subang, Jawa Barat, 1 Juli 2017. Kemacetan hingga puluhan kilometer tersebut disebabkan antrean masuk rest area KM 102 dan mobil pemudik yang diparkir di bahu jalan dan diprediksi puncak arus balik terjadi pada 1 Juli 2017 malam. ANTARA/Wahyu Putro A

    Kendaraan yang terjebak kemacetan di Tol Cipali arah Jakarta keluar menuju gerbang tol Subang, Jawa Barat, 1 Juli 2017. Kemacetan hingga puluhan kilometer tersebut disebabkan antrean masuk rest area KM 102 dan mobil pemudik yang diparkir di bahu jalan dan diprediksi puncak arus balik terjadi pada 1 Juli 2017 malam. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.COJakarta - Total jumlah kendaraan yang melintas di Jalan Tol Cikopo- Palimanan (Cipali), khususnya di gerbang jalan tol Palimanan utama (keluar dan masuk arah Cirebon dan Jakarta), pada H+11 Lebaran 2017 atau hari ini, Jumat, 7 Juli 2017, turun 5,3 persen menjadi 50.382 unit, dari sehari lalu yang masih mencapai 53.213 unit.

    Jumlah itu tercatat sejak pagi tadi hingga pukul 06.00 WIB. Dalam data yang dihimpun PT Lintas Marga Sedaya (LMS), hingga pukul 06.00 WIB hari ini, arus balik arah Jakarta sebanyak 31.063 unit, sedangkan ke arah Cirebon 19.319 unit. Volume kendaraan arah Jakarta ini turun 11 persen dari sehari lalu yang masih 34.889 unit, sedangkan ke arah Cirebon 18.324 unit.

    Wakil Presiden Direktur PT LMS Firdaus Azis mengatakan kendaraan arah Jakarta masih mendominasi. Meski demikian, total jumlah kendaraan pagi ini masih jauh lebih tinggi 1,9 kali lipat dibanding lalu lintas normal 26 ribu kendaraan per hari.

    LMS kembali mengingatkan para pengguna jalan tetap waspada selama berkendara pada masa mudik Lebaran 2017. Pengemudi diimbau tetap mengutamakan keselamatan serta menjaga kondisi fisik dan kendaraan sebelum dan selama melintas di Jalan Tol Cipali. “Bila pengendara merasa lelah dan mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area yang tersedia di sepanjang jalan tol Cipali," ujar Firdaus dalam pesan tertulisnya, Jumat.

    Seiring dengan berkurangnya volume kendaraan yang melintas di Jalan Tol Cipali, LMS mengimbau pengguna jalan menjaga jarak aman dan mematuhi batas kecepatan berkendara demi keselamatan bersama, yakni dengan kecepatan paling rendah 60 kilometer per jam dan paling tinggi 100 kilometer per jam. Diimbau juga para pengguna jalan memeriksa kondisi kendaraannya, seperti rem dan lampu, untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

    Pengemudi juga diimbau tidak berhenti di bahu jalan karena akan membahayakan pengguna jalan. Jika merasa lelah dan mengantuk, beristirahatlah di rest area yang tersedia.

    Di sepanjang Jalan Tol Cipali terdapat delapan rest area, yakni empat rest area tipe A (besar), yang dilengkapi fasilitas parkir, rumah makan, ATM, toilet, musala, SPBU, bengkel siaga, dan layanan kesehatan sementara pada masa mudik Lebaran 2017. Fasilitas tersebut terdapat di KM 102 arah Cirebon, KM 101 arah Jakarta, KM 166 arah Cirebon, dan KM 164 arah Jakarta.

    Adapun empat rest area tipe B (kecil) dilengkapi fasilitas parkir, rumah makan, ATM, toilet, dan musala, yakni di KM 86 arah Cirebon, KM 86 arah Jakarta, KM 130 arah Cirebon, dan KM 130 arah Jakarta.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.