Jumlah Wisman Tumbuh 26,66 Persen, Didominasi dari Cina

Reporter

Turis asing beradu cepat dengan pedagang saat lomba balap gerobak sampah dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke-70 di Pantai Kuta, Bali, 17 Agustus 2015. Lomba ini digagas oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dan petugas kebersihan Pantai Kuta. TEMPO/Johannes P. Christo

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Mei 2017 mencapai 1,16 juta kunjungan. Jumlah tersebut naik 1,49 persen dibandingkan April 2017 atau naik 26,66 persen dibandingkan Mei 2016.

"Ini tren yang menggembirakan karena jumlah wisman selalu naik dari bulan ke bulan," kata Suhariyanto dalam konferensi persnya di Gedung BPS, Jakarta, Senin, 3 Juli 2017.

Secara kumulatif, yakni dari Januari sampai Mei 2017, jumlah kunjungan wisman mencapai 5,36 juta kunjungan. Berdasarkan data BPS, jumlah itu pun meningkat hingga 20,85 persen dibandingkan Januari-Mei 2016 yang mana jumlah kunjungan wisman mencapai 4,43 juta kunjungan.

Baca: Cina Masih Dominasi Kunjungan Wisman ke Indonesia

Suhariyanto menuturkan kenaikan kunjungan wisman tertinggi terjadi di Bandara Sam Ratulangi. Dibandingkan Mei 2016, kunjungan wisman di sana naik 449,02 persen. "Ini dikarenakan adanya pembukaan direct flight dari Manado ke beberapa kota di Cina," ujarnya.

Menurut data BPS, kunjungan wisman melalui 19 pintu utama pada Mei 2017 mencapai 963,31 ribu kunjungan atau naik 11,31 persen dibandingkan Mei 2016. Dari jumlah tersebut, wisman reguler sebesar 938,62 ribu kunjungan dan wisman khusus sebesar 24,69 ribu kunjungan.

Adapun kunjungan wisman di luar 19 pintu utana pada Mei 2017 mencapai 195,89 ribu kunjungan atau naik 293,47 persen dibandingkan Mei 2017. Dari jumlah itu, wisman dari pos lintas batas sebesar 156,05 ribu kunjungan dan wisman dari pintu lainnya sebesar 39,84 ribu kunjungan.

Simak: Kemenhub Dukung Target 15 Juta Wisman Tahun Ini

Untuk kunjungan melalui tiga pintu utama, Bandara Ngurah Rai mencapai 486,64 ribu kunjungan atau naik 23,37 persen dibanding Mei 2016, Bandara Soekarno-Hatta 204,72 ribu kunjungan atau naik 9,16 persen, dan Bandara Batam 112,33 ribu kunjungan atau turun 15,16 persen.

Menurut kebangsaan, kunjungan wisman didominasi oleh wisman dari Cina yang mencapai 152,91 ribu kunjungan atau 13,19 persen dari total kunjungan wisman. "Banyak wisman dari Tiongkok karena ekonomi di sana sangat pesat sehingga berpengaruh pada pendapatan per kapita."

ANGELINA ANJAR SAWITRI






Ekonomi Papua Tahun 2022 Tumbuh 8,97 Persen, BPS: Didorong Sektor Transportasi dan Ekspor

2 jam lalu

Ekonomi Papua Tahun 2022 Tumbuh 8,97 Persen, BPS: Didorong Sektor Transportasi dan Ekspor

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua menyebutkan ekonomi daerah tumbuh 8,97 persen di 2022.


Ekonomi RI 2022 Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: Ini Rahasianya

20 jam lalu

Ekonomi RI 2022 Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Sri Mulyani: Ini Rahasianya

ekonomi Indonesia tahun 2022 mampu tumbuh sebesar 5,31 persen di tengah gejolak ekonomi global, ini kata Sri Mulyani.


Sandiaga Uno Tetapkan Harga Tiket Masuk ke Candi Borobudur Rp 100.000 untuk Turis Lokal

20 jam lalu

Sandiaga Uno Tetapkan Harga Tiket Masuk ke Candi Borobudur Rp 100.000 untuk Turis Lokal

Sandiaga Uno mengatakan tiket wisatawan ke Candi Borobudur Rp 100.000 untuk turis lokal dan Rp 500.000 untuk mancanegara.


Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

1 hari lalu

Ekonomi RI Tumbuh 5,31 Persen, Sri Mulyani: Alhamdulillah Meski Ekonomi Dunia Melambat

Sri Mulyani Indrawati menanggapi pengumuman Badan Pusat Statistik atau BPS soal pertumbuhan ekonomi tahun 2022. Begini penjelasannya.


Bukan Resesi, Chatib Basri Sebut Ada Risiko Perlambatan Ekonomi RI Meski Kini Tumbuh Kuat

1 hari lalu

Bukan Resesi, Chatib Basri Sebut Ada Risiko Perlambatan Ekonomi RI Meski Kini Tumbuh Kuat

Chatib Basri menyebutkan angka pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 sebsesar 5,31 persen sesuai dengan prediksinya lantaran ekonomi tumbuh kuat.


BPS Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Jaga Daya Beli dan Aktivitas Ekonomi 2022

1 hari lalu

BPS Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Jaga Daya Beli dan Aktivitas Ekonomi 2022

BPS mencatat bagaimana kebijakan pemerintah melalui konsolidasi fiskal dan moneter sepanjang 2022.


BPS Sebut Industri Logam Dasar Tumbuh Paling Tinggi karena Harga Komoditas Membaik

1 hari lalu

BPS Sebut Industri Logam Dasar Tumbuh Paling Tinggi karena Harga Komoditas Membaik

BPS mengumumkan kinerja beberapa sektor unggulan atau leading sectors sepanjang tahun 2022.


BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Harga Komoditas, Airlangga: Masih Landai Relatif Tinggi

1 hari lalu

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Harga Komoditas, Airlangga: Masih Landai Relatif Tinggi

Menteri Airlangga menanggapi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2022 yang masih ditopang oleh harga komoditas.


BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI pada 2022 Terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera

1 hari lalu

BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI pada 2022 Terkonsentrasi di Jawa dan Sumatera

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi secara spasial pada tahun 2022 terus menguat khususnya di Jawa, Sulawesi, serta Maluku dan Papua.


Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS: Didorong Konsumsi Rumah Tangga

1 hari lalu

Ekonomi 2022 Tumbuh 5,31 Persen, BPS: Didorong Konsumsi Rumah Tangga

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi sepanjang 2022 tumbuh 5,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,61 persen year on year (YoY). Pertumhuan tersebut paling tinggi ditopang konsumsi rumah tangga.