Ekonomi Cina Bikin Investor Khawatir, Harga Karet Anjlok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga karet menuju reli pelemahan delapan hari berturut-turut pagi ini, Kamis, 8 Juni 2017.

    Harga karet untuk pengiriman November 2017, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), terpantau melemah 1,08 persen atau 2 poin ke level 183,50 yen per kilogram (kg) pada pukul 10.16 WIB.

    Pagi tadi, harga karet dibuka melemah 0,54 persen atau 1,00 poin di posisi 184,50 yen per kg. Pada perdagangan Rabu, 7 Mei 2017, harga karet kontrak November 2017 ditutup melemah 0,16 persen atau 0,30 poin ke posisi 185,50 yen per kg.

    Naohiro Niimura, partner di Market risk Advisory, mengatakan pelaku pasar khawatir terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi Cina. Selain itu, tingkat cadangan karet mentah Cina yang tinggi juga turut menekan pasar. “Investor saat ini sedang wait and see karena mereka ingin mencari bukti bahwa ekonomi telah stabil," ujar Niimura, seperti dikutip Bloomberg.

    Sementara itu, nilai tukar yen hari ini terpantau melemah 0,08 persen atau 0,09 poin ke 109,91 yen per dolar AS pada pukul 10.41 WIB. 

    Pergerakan Harga Karet Kontrak November 2017 di TOCOM


































    Tanggal

    Harga (Yen/Kg)

    Perubahan

    8 Juni 2017

    (Pk 10.18 WIB)

    183,50

    -1,08 persen

    7 Juni 2017

    185,50

    -0,16 persen

    6 Juni 2017

    185,80

    -2,98 persen

    5 Juni 2017

    191,50

    -1,29 persen

    2 Juni 2017

    194,00

    -2,37 persen


    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.